Bandung-Nadariau.com-Tim dari Telkom University bersama pemerintah desa dan masyarakat Desa Cibodas melaksanakan kegiatan tindak lanjut pengembangan model bisnis desa dengan pendekatan Business Model Canvas (BMC). Kegiatan ini bertujuan memperkuat potensi ekonomi lokal melalui keterlibatan aktif warga dalam merumuskan strategi usaha desa yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Rombongan Telkom University berangkat dari kampus pada pukul 07.00 WIB dan tiba di Desa Cibodas sekitar pukul 08.30 WIB (29 Juli 2025). Setelah mengikuti rangkaian pembukaan, tim memulai sesi presentasi pada pukul 13.30 WIB di Balai Desa bagian atas, yang berlangsung hingga 15.30 WIB, sebelum kembali ke Bandung pada pukul 16.00 WIB.
Kegiatan ini dihadiri sekitar 40 peserta, terdiri dari pelaku UMKM, perangkat desa, kelompok tani, dan unsur masyarakat lainnya. Dari pihak Telkom University, hadir Teguh Iman Santoso, S.Sos., M.M., Ph.D; Ary Ferdian, S.T., M.M.; Wulandarai Ayuning Tyas, S.I.Kom., M.M.; serta tiga mahasiswa pendamping. Suasana kegiatan berlangsung interaktif, dengan warga antusias berbagi ide dan pengalaman dalam mengelola potensi desa.
Metode pelatihan dilakukan secara partisipatif, mengajak peserta memetakan potensi dan tantangan desa melalui sembilan elemen BMC: Customer Segments, Value Propositions, Channels, Customer Relationships, Revenue Streams, Key Resources, Key Activities, Key Partnerships, dan Cost Structure.
Potensi unggulan Desa Cibodas yang berhasil diidentifikasi meliputi sektor agrowisata seperti perkebunan teh, kebun stroberi, dan sayuran organik; produk olahan pangan seperti teh, keripik sayuran, dan selai stroberi; kerajinan lokal berupa anyaman bambu dan suvenir khas; serta ekowisata yang menawarkan jalur trekking dan wisata edukasi pertanian.
Menurut tim fasilitator, kegiatan ini merupakan contoh nyata sinergi akademisi dan komunitas dalam mendorong pembangunan ekonomi desa berbasis partisipasi warga. Dengan panduan strategis yang dihasilkan, Desa Cibodas diharapkan mampu mengembangkan usaha desa secara profesional, berorientasi pasar, dan berkelanjutan.


