Pekanbaru (Nadariau.com) – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Kantor LPTQ, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, Minggu (20/07/2025) pagi, sekitar pukul 07.50 WIB.
Sebuah mobil Toyota Kijang Innova bernomor polisi B 1969 TN menabrak dua pejalan kaki pasangan suami istri yang sedang berjalan di sisi kiri jalan. Insiden ini menyebabkan dua korban mengalami luka berat, satu di antaranya kritis dan harus segera dilarikan ke RS Syafira Pekanbaru untuk penanganan medis intensif.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan tersebut diduga kuat dipicu oleh pengemudi dalam kondisi mabuk. Namun, pihak kepolisian menyatakan bahwa kecelakaan terjadi akibat kelalaian pengemudi yang kehilangan fokus saat mengemudi.
“Diduga kuat pengemudi, Aldi Nopriandi Siregar (39), warga Dumai Timur, kehilangan kendali hingga menabrak dua pejalan kaki dari arah belakang,” ujar Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol I Made Juni Artawan, dalam keterangan tertulisnya yang diterima wartawan, Minggu (20/07/2025) siang.
Mobil nahas tersebut diketahui mengangkut tiga penumpang lainnya, yakni Maxie Chendi Adam (28) warga Siak Hulu, Wisnu Satrya (22) warga Tualang, Siak, serta Muhammad Rizki (22) asal Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Mereka tengah melaju dari arah utara ke selatan ketika kecelakaan terjadi.
Korban tabrakan adalah Leon Derestu (52) dan Istrinya Mardhia Rubani (46), keduanya berdomisili di Jalan Rantau XI, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru. Leon mengalami luka serius di bagian kepala, tangan, dan kaki. Sementara Istrinya Mardhia, seorang dosen, mengalami patah di kedua kaki, luka pada bagian perut dan kepala.
Kerugian materi akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp5 juta, dengan kondisi kendaraan mengalami kerusakan parah di bagian depan akibat benturan keras.
Saat ini, pengemudi dan ketiga penumpang telah diamankan di Satlantas Polresta Pekanbaru untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga tengah mendalami kemungkinan keterlibatan alkohol sebagai faktor pemicu.
“Kami masih melakukan penyelidikan lanjutan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan,” tegas Kompol Made.
Kecelakaan ini menjadi peringatan keras bagi para pengendara akan pentingnya kewaspadaan dan tanggung jawab di jalan raya. Satu detik kelalaian bisa berujung pada tragedi yang merenggut nyawa dan masa depan orang lain.(sony)


