Pekanbaru (Nadariau.com) – Kecanduan sabu dan judi slot seorang anak berinisial VA (16) nekat mencuri kotak infak masjid serta tega menganiaya orang tua dan kakaknya sendiri apabila tidak diberi uang untuk membeli narkoba.
Akibat ulahnya tersebut ia terpaksa mendekam dibalik jeruji besi Mapolsek Bukit Raya. Ia diamankan Polisi usai aksi pencurian yang ia lakukan terekam Kamera CCTV masjid.
Kapolsek Bukit Raya Kompol Syafnil mengatakan, aksi pencurian kotak infak ini terjadi di Masjid Nurul Hikmah, Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya.
“Aksi tersangka ini terekam CCTV masjid, dan ternyata yang membongkar kotak infak tersebut anak-anak disekitar masjid,” kata Kompol Syafnil, Rabu (20/11/2024).
Ia menuturkan, aksi pencurian ini terjadi pada Selasa (19/11/2024) kemarin sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu tersangka sedang berjalan keluar rumah, dan melintas depan Masjid Nurul Hikmah.
Kemudian terlintas dipikiran tersangka untuk mengambil uang yang ada didalam kotak infak karena masjid tersebut tidak terkunci, sehingga saat itu tersangka langsung masuk ke dalam masjid tersebut.
Saat melihat kotak infak tersebut, tersangka langsung mencari cara untuk bagaimana cara mengambil uang yang ada didalam kotak tersebut.
“Tersangka melihat ada anak kunci, dan menggunakan anak kunci tersebut untuk mencongkel kotak infak yang terbuat dari aluminium,” terang Kompol Syafnil.
Tersangka mencongkel rangka aluminium kotak infak itu sehingga kaca kotak infak tersebut pecah. Setelah berhasil mengambil uang dalam kotak infak ini, tersangka langsung kabur.
Tidak lama kemudian, gharim masjid datang dan melihat kotak infak sudah dibobol maling. Ia lantas mengecek rekaman CCTV dan terlihat tersangka yang melakukannya.
“Saat itu saksi memberitahu warga dan mendatangi rumah tersangka untuk melaporkan ke keluarganya. Warga juga melaporkan ke pihak kepolisian,” ungkapnya.
Atas laporan warga, tersangka berhasil diamankan di rumahnya pada hari yang sama. Dia mengaku telah mengambil uang di dalam kotak infak masjid berkisar Rp500 ribu.
Dari hasil penyelidikan kepolisian, diketahui tersangka sudah sering melakukan aksi serupa. Uang hasil curian itu digunakan untuk membeli narkoba serta dipergunakan untuk bermain judi slot.
“Orang tua dari tersangka ini juga sering dipukuli oleh tersangka kalau minta uang tidak dikasih yang digunakan dia juga untuk beli sabu. Urine nya positif pakai narkoba,” pungkasnya.(sony)


