Kamis, Oktober 15, 2026
BerandaHeadlineBersih-bersih Kampung Narkoba, Polda Riau Amankan 6 Pria serta 20 Paket Sabu...

Bersih-bersih Kampung Narkoba, Polda Riau Amankan 6 Pria serta 20 Paket Sabu di Panger

Pekanbaru (Nadariau.com) – Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau bersama Polresta Pekanbaru dan sejumlah instansi terkait menggelar Operasi Sarang Narkoba (OSN) di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Kota Pekanbaru, Kamis (15/10/2026).

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan enam pria yang hasil tes urinenya dinyatakan positif metamfetamin serta 20 paket yang diduga narkotika jenis sabu.

Operasi bersih-bersih kampung narkoba ini merupakan tindak lanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

Enam pria yang diamankan masing-masing berinisial HT (29), MS (20), MI (22), NC (41), DS (42), dan ER (42). Selain paket yang diduga sabu, petugas juga menyita ratusan plastik klip kosong bekas pakai dan alat isap sabu atau bong yang ditemukan di sekitar lokasi.

Dirresnarkoba Polda Riau Kombes Pol Putu Yudha Prawira melalui Wadirresnarkoba AKBP Edi Munawar mengatakan, operasi tersebut menyasar kawasan yang diduga menjadi lokasi penyalahgunaan dan peredaran narkotika di Kota Pekanbaru.

“Kami melaksanakan operasi bersih-bersih kampung narkoba atau sarang-sarang narkoba yang ada di Kota Pekanbaru,” kata AKBP Edi, didampingi Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Riau Kompol Bagus Faria.

Operasi gabungan ini melibatkan personel Ditresnarkoba Polda Riau, Polresta Pekanbaru, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau, Satpol PP, Bea Cukai, TNI, Brimob, Samapta, serta Tim Raga Polda Riau.

Dalam pelaksanaannya, petugas menyisir gang demi gang di kawasan Jalan Pangeran Hidayat. Pemeriksaan dilakukan terhadap sejumlah orang yang gerak-geriknya mencurigakan, termasuk di lokasi yang diduga kerap dijadikan tempat penyalahgunaan narkotika.

Saat penyisiran, petugas mencurigai seorang pria dan langsung melakukan pemeriksaan. Dari penggeledahan tersebut, polisi menemukan 16 paket yang diduga sabu di dalam kantong pria tersebut.

“Petugas menemukan 16 paket sabu yang berada di kantongnya,” kata AKBP Edi.

Penyisiran kemudian dilanjutkan ke sekitar lokasi penemuan pertama. Hasilnya, petugas kembali menemukan empat paket yang diduga sabu tidak jauh dari lokasi tersebut.

“Tak jauh dari lokasi, kami menemukan kembali empat paket diduga sabu serta dua orang yang diduga pemilik barang haram tersebut,” ungkapnya.

Selain itu, petugas memeriksa tiga pria lainnya yang menunjukkan gerak-gerik mencurigakan. Meski tidak ditemukan barang bukti narkotika saat penggeledahan, hasil pemeriksaan urine ketiganya menunjukkan positif mengandung metamfetamin.

Dengan demikian, keenam pria yang diamankan dinyatakan positif menggunakan zat tersebut berdasarkan hasil tes urine. Namun, keterlibatan masing-masing dalam dugaan tindak pidana narkotika masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Petugas juga menemukan ratusan plastik klip kosong bekas pakai serta alat isap sabu di sekitar lokasi. Seluruh barang bukti tersebut kemudian diamankan untuk kepentingan penyelidikan.

AKBP Edi menegaskan, pihaknya masih mendalami temuan 20 paket yang diduga sabu untuk memastikan kandungannya sekaligus menelusuri asal-usul barang tersebut.

“Terhadap barang bukti, nanti akan kami lakukan penyelidikan lebih lanjut, apakah barang bukti tersebut benar narkotika atau bukan. Sementara enam pria yang kami amankan akan menjalani proses asesmen oleh Tim Asesmen Terpadu (TAT) melalui BNNK atau BNNP Riau,” katanya.

Keenam pria tersebut selanjutnya dibawa ke Polda Riau untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Polda Riau memastikan Operasi Sarang Narkoba akan terus digencarkan dalam beberapa hari ke depan. Kegiatan serupa juga dilaksanakan seluruh polres jajaran di kabupaten dan kota di Provinsi Riau sebagai upaya menekan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

“Operasi ini akan terus kami lanjutkan dalam beberapa hari ke depan secara masif. Tidak hanya di Kota Pekanbaru, seluruh polres jajaran di kabupaten dan kota di Provinsi Riau juga melaksanakan Operasi Sarang Narkoba sebagai upaya menekan penyalahgunaan dan peredaran narkotika,” tutup AKBP Edi.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer