Jumat, Agustus 28, 2026
BerandaHeadlineMenhut Raja Juli : Kekompakan Kapolda Riau dan Pangdam Seperti Upin dan...

Menhut Raja Juli : Kekompakan Kapolda Riau dan Pangdam Seperti Upin dan Ipin

Pekanbaru (Nadariau.com) – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengapresiasi kekompakan Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau.

Raja Juli bahkan mengibaratkan sinergi kedua pimpinan aparat tersebut seperti tokoh kartun Upin dan Ipin yang selalu bersama dalam menghadapi berbagai persoalan.

Hal itu disampaikan Raja Juli usai mengikuti rapat koordinasi evaluasi penanganan karhutla bersama jajaran Forkopimda Riau di Mapolda Riau, Jumat (28/08/2026).

Menurut Raja Juli, kekompakan antara Kapolda dan Pangdam menjadi salah satu kekuatan penting dalam upaya penanganan karhutla di Riau. Ia menilai kolaborasi keduanya bersama pemerintah daerah dan instansi terkait telah berjalan dengan sangat baik.

“Pak Pangdam dengan Pak Kapolda ibarat Upin dan Ipin. Beraksi sudah baik sekali dan dua orang ini layak naik pangkat,” kata Raja Juli.

Sebelum mengikuti rapat koordinasi, Raja Juli bersama Gubernur Riau, Kapolda Riau dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai terlebih dahulu turun langsung meninjau sejumlah lokasi yang terdampak karhutla di Riau.

Dari hasil peninjauan tersebut, Raja Juli menyebut penanganan karhutla di Riau telah berjalan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Sejumlah titik api berhasil dipadamkan, sementara asap yang masih terlihat sebagian besar berasal dari proses pendinginan lahan.

“Alhamdulillah, apa yang sudah menjadi arahan Pak Presiden Prabowo sudah dieksekusi, sudah mulai dikerjakan oleh Pak Gubernur, Pak Kapolda maupun Pak Pangdam,” kata Raja Juli.

Secara nasional, Riau saat ini berada di urutan keempat provinsi yang terdampak karhutla. Posisi tersebut berada setelah Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat dan Sumatera Selatan. Sementara Jambi berada pada posisi berikutnya.

Raja Juli mengatakan, penanganan karhutla di Riau masih terkonsentrasi di sejumlah wilayah, di antaranya Kabupaten Pelalawan, Bengkalis, Siak dan Indragiri Hilir (Inhil).

Salah satu lokasi yang turut ditinjau langsung adalah Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Di wilayah tersebut, api disebut telah berhasil dipadamkan. Namun, asap masih muncul dari sejumlah titik yang tengah menjalani proses pendinginan, mengingat karakteristik lahan gambut yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

“Tadi saya juga mengecek langsung ke Kerumutan (Pelalawan), api sudah padam, tapi karena nature-nya gambut ada asap dari beberapa titik pendinginan yang dilakukan,” jelas Raja Juli.

Raja Juli menilai pola penanganan karhutla di Riau layak menjadi contoh bagi daerah lain. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi lintas instansi yang berjalan secara solid di lapangan.

“Kolaborasi antarinstansi baik sekali,” katanya.

Ia secara khusus memberikan apresiasi terhadap sinergi Polda Riau dan Kodam XIX/Tuanku Tambusai yang terus bekerja bersama dalam menghadapi karhutla.

Menurutnya, kekompakan antara unsur TNI, Polri, pemerintah daerah dan instansi terkait menjadi modal penting untuk memastikan kebakaran tidak meluas sekaligus mempercepat proses pemadaman dan pendinginan lahan.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer