Rokan Hilir ( Nadariau Com ) – Zulpakar, S.E, secara resmi menyerahkan berkas pencalonan dirinya sebagai Bakal Calon Penghulu Bagan Jawa.
Penyerahan berkas pencalonan tersebut di selenggarakan di Kantor Penghulu Bagan Jawa, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir ( Rohil ), Riau pada Rabu 22 Juli 2026.
Kedatangan Zulpakar bersama rombongan disambut baik oleh Panitia Pemilihan Penghulu ( Pilpeng ) Bagan Jawa
Setelah proses penyerahan berkas Bakal Calon Penghulu di seleksi oleh panitia, panitia menyatakan bahwa berkas calon penghulu Zulpakar sudah lengkap, tinggal tahapan berikutnya seleksi administrasi, verifikasi, validasi, dll.
Dalam kesempatannya Calon Penghulu Bagan Jawa, Zulpakar mengatakan karena berkasnya sudah lengkap maka pada hari ini dirinya mendaftar sekaligus mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon penghulu dengan berkas untuk pemenuhan persyaratan calon penghulu sesuai dengan Perbup No. 14 tahun 2023.
“Tinggal kita lihat nanti selanjutnya panitia bekerja seleksi, verifikasi dan validasi kelengkapan berkas persyaratan administrasi,” Ujar Ketua PilPeng.
Dia menyebut saat ini hanya menunggu tahapan tahapan yang apabila ada kekurangan kekurangan berkas akan menginformasikan ke dirinya sebagai bakal calon penghulu, namun berkemungkinan ada perbaikan perbaikan yang perlu diperbaiki.
” Saya maju sebagai bakal calon penghulu Bagan Jawa dengan melalui tahapan tahapan pilpeng secara pribadi ingin sebagai pengabdian di kepenghuluan Bagan Jawa, sesuai dengan visi dan misi program prioritas kita,” Jelasnya.
Selain itu Zulpakar juga berharap agar masyarakat kepenghuluan Bagan Jawa kedepannya jangan di kotak kotak dan dipisahkan. masyarakat Kepenghuluan Bagan Jawa seharusnya kompak dan bersatu.
” Kedepannya kita tidak mau lagi dibenturkan. Kita harus bersatu untuk kemajuan masyarakat Bagan Jawa. Jadi semua perangkat desa, BPKep harus kompak duduk semeja yang selama ini terkesan tidak sejalan,. saya maju untuk menetralisir hal ini semua mudah- mudahan perangkat kepenghuluan dan BPKep akan kompak dalam segala hal keputusan yang diputuskan.” Pintanya.

Tidak hanya itu Zulpakar juga mencalonkan diri sebagai penghulu Bagan Jawa, sebagai pengabdian, namun jika dirinya terpilih diajang kontestasi nanti maka gaji dan tunjangannya selama dia menjabat Penghulu tidak di ambil digunakan untuk keperluan keperluan lain.
Adapun keperluan yang di maksud seperti para fakir miskin, anak yatim, bantuan kemalangan, bantuan pesta pernikahan, bantuan janda lensia serta bantuan bantuan lain untuk memenuhi bantuan yang selayaknya dibantu.
” Program yang saya ukir ini adalah sebagai kepedulian saya kepada masyarakat khususnya masyarakat Bagan jawa,” Ungkapnya.
Disisi lainnya jika Zulpakar terpilih sebagai Penghulu Bagan Jawa, tidak ada kata pemberhentian terhadap perangkat desa, RT, RW maupun Kadus dan Kaur, saya ingin memberikan rasa nyaman dalam PilPeng ini. tidak usah kuatir, biarpun nantinya tidak memilih saya, saya tetap berkomitmen tidak akan ada mutasi, rotasi, dan pemberhentian, tetaplah sebagai abdi masyarakat Bagan Jawa, selagi mau.
“Jadi tidak usah kuatir bagi perangkat desa yang sekarang menjabat di kepenghuluan Bagan Jawa, baik sekdes, kaur, RT, RW maupun Kadus, yang memilih saya maupun yang tidak memilih saya tidak ada kata mutasi.” Tegasnya.
Selain gaji dan tunjangan tidak diambil selama menjabat ternyata Zulpakar juga memprioritaskan program masyarakat yang kurang mampu, yang artinya bagi masyarakat yang rumahnya belum memiliki surat tanah rumah maka akan di gratiskan pengurusan surat tanah domisili
” Karena hampir 75 persen masyarakat Bagan Jawa tidak memiliki surat tanah SKT atau SKGR. Kemudian untuk dana pembangunan karena dana ADD berkurang maka kita akan berusaha mencari dana lain seperti melobi anggota DPRD maupun donatur lainnya,” Pungkas Zulpakar.( ***).


