Pekanbaru (Nadariau.com) – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui aksi nyata. Polsek Sukajadi menggelar Panen Jagung Pipil Kuartal III Tahun 2026 di lahan pertanian BBI Agro Wisata Pekanbaru, Jalan Kaharuddin Nasution, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, Jumat (26/6/2026) pagi.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Sukajadi, Kompol Romi Irwansyah, SH., MH., serta dihadiri para pejabat utama Polsek Sukajadi, personel, penyuluh pertanian, Kepala BBI Panut beserta anggota, dan unsur Kelompok Jabatan Fungsional (KJF).
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi, doa bersama, penyampaian arahan Kapolsek, dilanjutkan panen jagung pipil dan ditutup dengan makan bersama sebagai bentuk kebersamaan antara Polri dan para mitra pertanian.
Dalam arahannya, Kompol Romi Irwansyah menegaskan bahwa kegiatan panen ini merupakan bukti nyata komitmen Polresta Pekanbaru dan Polda Riau dalam mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesiauntuk mewujudkan swasembada pangan nasional yang berkelanjutan.
“Kehadiran kita hari ini merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap ketahanan pangan nasional. Ketahanan pangan adalah pondasi penting bagi ketahanan wilayah sekaligus bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas,” ujar Kapolsek.
Ia mengatakan, jagung pipil merupakan salah satu komoditas strategis yang mampu memberikan kontribusi terhadap penguatan sektor pertanian. Keberhasilan panen tersebut merupakan hasil sinergi antara Polri, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta seluruh pemangku kepentingan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh petani binaan dan pihak yang telah mendampingi sejak proses penanaman hingga panen. Semoga hasil panen ini membawa keberkahan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memperkuat ketahanan pangan di Provinsi Riau,” katanya.
Kapolsek juga menjelaskan bahwa program ketahanan pangan ini tidak berhenti pada kegiatan panen semata. Setelah panen, akan dilakukan kembali penanaman jagung pipil untuk siklus tanam berikutnya sehingga produktivitas lahan tetap terjaga secara berkelanjutan.
Selain itu, pemanfaatan lahan kosong secara optimal dengan dukungan alat dan mesin pertanian (Alsintan) diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi pertanian sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
Pada panen Kuartal III kali ini, lahan seluas sekitar satu hektare yang berada di kawasan UPT Pelatihan dan Penyuluhan Pertanian berhasil menghasilkan sekitar 2 ton jagung pipil. Hasil tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi antara Polri dan masyarakat mampu mendorong sektor pertanian yang produktif sekaligus mendukung terwujudnya target swasembada pangan nasional pada tahun 2026.
Melalui program ini, Polsek Sukajadi berharap semangat gotong royong dalam mengembangkan sektor pertanian terus tumbuh, sehingga ketahanan pangan semakin kuat dan kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat.(sony)


