Sabtu, April 11, 2026
BerandaHeadlineRespon Cepat 110, Penarikan Mobil di Kulim Berakhir Damai

Respon Cepat 110, Penarikan Mobil di Kulim Berakhir Damai

Pekanbaru (Nadariau.com) – Respons cepat kembali ditunjukkan jajaran Polsek Kulim melalui layanan darurat 110. Laporan warga terkait dugaan penarikan kendaraan oleh debt collector (mata elang) di kawasan Kulim, Pekanbaru, langsung ditindaklanjuti hingga berujung damai.

Kapolsek Kulim, Kompol Didi Antoni, mengatakan peristiwa tersebut dilaporkan oleh seorang warga bernama Winarto pada Sabtu (11/04/2026) sekitar pukul 15.18 WIB.

Saat itu, pelapor mengaku didatangi pihak yang diduga debt collector yang hendak menarik mobil miliknya di sekitar Istana Air Waterpark, Jalan Lintas Sumatra, Kecamatan Tenayan Raya.

“Mendapat laporan tersebut, personel kami langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” kata Kompol Didi.

Petugas yang turun ke tempat kejadian perkara (TKP) di antaranya Aiptu Hendra, Aipda OK Ali, Aipda Warta, dan Aipda Pohan. Setibanya di lokasi, polisi mendapati adanya upaya penarikan kendaraan oleh pihak debt collector.

Guna menghindari potensi konflik di lapangan, kedua belah pihak kemudian dibawa ke Polsek Kulim untuk dilakukan mediasi.

Melalui proses negosiasi yang difasilitasi pihak kepolisian, permasalahan akhirnya berhasil diselesaikan secara kekeluargaan.

“Pemilik kendaraan sepakat untuk menyelesaikan kewajiban pembayaran tunggakan, sementara pihak debt collector menerima hasil kesepakatan tersebut,” kata Kompol Didi.

Langkah cepat ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman sekaligus solusi bagi masyarakat. Pendekatan humanis yang dilakukan tidak hanya meredam potensi konflik, tetapi juga menghasilkan penyelesaian yang adil bagi kedua belah pihak.

Polisi pun mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan 110 saat menghadapi situasi darurat atau membutuhkan kehadiran aparat di lapangan, demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer