Kamis, April 9, 2026
BerandaHeadlinePolsek Sukajadi Periksa Menejer PT PBE Terkait Kecelakaan Kerja di Proyek RS...

Polsek Sukajadi Periksa Menejer PT PBE Terkait Kecelakaan Kerja di Proyek RS Santa Maria

Pekanbaru (Nadariau.com) – Unit Reskrim Polsek Sukajadi memeriksa tiga orang dari PT Persada Bumi Etam (PBE) terkait insiden kecelakaan kerja di proyek pembangunan Rumah Sakit Santa Maria Pekanbaru yang terjadi pada Selasa (07/04/2026) malam.

Ketiga pihak yang diperiksa masing-masing adalah manajer proyek, manajer K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), serta seorang operator lift proyek.

Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami dugaan kelalaian dalam penggunaan lift barang yang digunakan mengangkut pekerja.

Kapolsek Sukajadi, Kompol Romi Irwansyah melalui Kanit Reskrim AKP Leo Putra Dirgantara, mengatakan penyelidikan masih terus berjalan.

“Yang diperiksa masih tiga orang, manajer dan K3-nya. Untuk kelalaian masih kita dalami,” kata AKP Leo, Kamis (9/4/2026).

Pantauan di lokasi pengerjaan proyek, tak satu pun pekerja yang menggunakan alat pelindung kepala (helm proyek) saat melakukan pekerjaan.

Diketahui, tiga pekerja proyek pembangunan Rumah Sakit Santa Maria, Pekanbaru, Riau terluka parah usai lift barang di lokasi proyek tersebut jatuh. Peristiwa terjadi di saat pekerja sedang melakukan aktifitas pada Selasa, 7 April 2026, malam.

Identitas korban yakni Kusnia (23), warga Garut, Jawa Barat, mengalami patah tulang kaki dan luka lecet di wajah. Kemudian Muhammad Agit Nurjamil (25), warga Tapung Hilir, mengalami patah tulang kaki dan Ashari Ananta Pangestu (27), warga Kampar, juga mengalami patah tulang kaki.

Leo menyampaikan, peristiwa terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Lift tersebut putus tapi dan jatuh dari lantai tujuh. Akibatnya, tiga orang pekerja mengalami luka berat dan dilarikan ke ruang ICU rumah sakit tersebut.

“Akibat kejadian tersebut, tiga pekerja mengalami luka berat dan saat ini menjalani perawatan di RS Santa Maria Pekanbaru,” kata AKP Leo.

Insiden bermula ketika ketiga pekerja itu sedang melakukan pembersihan peralatan kerja di lantai 7 proyek pembangunan rumah sakit. Usia beraktifitas, mereka kemudian turun ke lantai dasar menggunakan lift barang.

“Namun saat lift bergerak turun dan tiba di lantai 6, alat tersebut tiba-tiba berhenti. Diduga, kawat sling mengalami gangguan karena bergulung tidak beraturan. Tidak lama kemudian, lift barang tersebut jatuh hingga ke lantai dasar bangunan. Diduga rem tidak berfungsi,” jelasnya.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit angkong, kabel baja yang telah putus, serta patahan skop besi. Di lokasi, juga telah dipasang garis polisi.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer