Rabu, Mei 6, 2026
BerandaNasionalAsahan SumutPembelajaran di EduDay 2026, Wakil Bupati Asahan Dorong Integrasi AI dan Coding

Pembelajaran di EduDay 2026, Wakil Bupati Asahan Dorong Integrasi AI dan Coding

Kisaran (Nadariau.com) – Untuk mendorong transformasi pendidikan berbasis teknologi terus digaungkan di Kabupaten Asahan. Hal ini terlihat dalam Seminar EduDay 2026 yang secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH., M.A.P, pada Kamis (2/4/2026) di Ballroom Antariksa Hotel Kisaran.

Mengangkat tema “Empowering Future Thinkers: AI and Coding into Deep Classroom – Deep Learning in Action: Rethinking Assessment, Engagement, and Curriculum,” kegiatan ini menyoroti pentingnya mengintegrasikan kecerdasan buatan dan pemrograman ke dalam proses pembelajaran sebagai bagian dari pendekatan deep learning di kelas.

Ratusan tenaga pendidik dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari kepala sekolah hingga guru TK, SD, dan SMP se-Kabupaten Asahan, turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Hadir pula Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan serta sejumlah pemangku kepentingan di bidang pendidikan.

Dalam laporan pembukaan, Kepala Dinas Pendidikan menjelaskan bahwa seminar ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut dari berbagai regulasi nasional di bidang pendidikan. Selain itu, kegiatan ini dirancang sebagai ruang kolaboratif untuk memperluas wawasan tenaga pendidik, berbagi praktik baik, serta memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan.

“Melalui forum ini, kami ingin mendorong peningkatan kualitas pengelolaan pendidikan sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang unggul,” ujarnya.

Dari sisi industri pendidikan, perwakilan penerbit Erlangga menekankan bahwa perubahan teknologi yang cepat menuntut adanya pergeseran paradigma pembelajaran. Menurutnya, proses belajar tidak lagi cukup berorientasi pada hafalan, tetapi harus mampu menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan reflektif.

Ia juga menegaskan bahwa keterampilan seperti coding dan pemanfaatan kecerdasan buatan kini menjadi kebutuhan dasar bagi peserta didik untuk menghadapi tantangan global.

Sementara itu, Wakil Bupati Asahan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai Seminar EduDay 2026 sebagai langkah konkret dalam menjawab tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.

“Pendidikan harus adaptif terhadap perubahan, termasuk dalam pemanfaatan teknologi dan penguatan pola pikir kritis peserta didik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mendorong para guru dan kepala sekolah untuk terus berinovasi dalam menciptakan proses pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman. Ia juga menyinggung sejumlah program strategis pemerintah daerah di bidang pendidikan, seperti pengembangan sekolah unggulan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Menurutnya, investasi di sektor pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun daerah yang maju dan berdaya saing.

Kegiatan EduDay 2026 diawali dengan rangkaian seremoni, mulai dari pembukaan, tarian penyambutan, hingga doa bersama. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembukaan resmi, penyerahan plakat, serta sesi seminar inti yang menjadi ruang diskusi dan berbagi gagasan.

Pemerintah Kabupaten Asahan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan sektor swasta dinilai menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inovatif.

Dengan antusiasme tinggi dari peserta, Seminar EduDay 2026 diharapkan mampu menjadi titik awal penguatan transformasi pendidikan di Asahan menuju sistem pembelajaran yang lebih adaptif, kolaboratif, dan berbasis teknologi. (san)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer