Pekanbaru (Nadariau.com) – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang digelar Direktorat Lalu Lintas Polda Riau di Aula Tribata Lantai 5 Polda Riau, Selasa (10/3/2026) sore. Kegiatan ini melibatkan anak-anak yatim piatu dari Yayasan Panti Asuhan Al-Muzzakki serta komunitas ojek online (ojol) Kota Pekanbaru dalam rangka mengisi bulan suci Ramadan 1447 H.
Acara yang dimulai sekitar pukul 17.30 WIB tersebut dihadiri langsung oleh Jeki Rahmat Mustika, didampingi Wakil Direktur Lalu Lintas, para Pejabat Utama (PJU), personel Ditlantas Polda Riau, serta Bhayangkari Ditlantas Polda Riau. Dalam kesempatan itu, tausiah keagamaan juga disampaikan oleh Saidul Amin.
Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan tersebut menghadirkan suasana haru sekaligus bahagia. Anak-anak panti asuhan tampak ceria dapat bercengkerama dan berfoto bersama keluarga besar Direktorat Lalu Lintas Polda Riau.
“Iya om, kami senang sekali bisa berada di tengah-tengah keluarga besar Ditlantas Polda Riau, bisa bercengkerama dan buka puasa bersama,” ujar Fauziah, salah satu anak asuh Yayasan Panti Asuhan Al-Muzzakki dengan wajah penuh kebahagiaan.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan.
“Kami bisa berfoto bersama dengan bapak dan ibu dari keluarga besar Ditlantas. Kami senang dan bahagia sekali. Terima kasih atas jamuan buka bersama ini,” tambahnya.
Hal senada disampaikan Arief, salah satu perwakilan komunitas ojek online Kota Pekanbaru. Ia mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai bentuk kedekatan antara kepolisian dan masyarakat.
Sementara itu, Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika mengatakan kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sekaligus upaya mempererat silaturahmi antara kepolisian dengan masyarakat di bulan Ramadan.
“Di bulan suci Ramadan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan bersama saudara-saudara kita, khususnya anak-anak yatim dan para pengemudi ojek online yang setiap hari bekerja melayani masyarakat. Semoga kebersamaan ini membawa berkah dan semakin mempererat hubungan kekeluargaan antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.
Dalam momentum tersebut, Ditlantas Polda Riau juga memberikan edukasi Kamseltibcar Lantas kepada komunitas ojek online yang setiap hari beraktivitas di jalan raya.
Edukasi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026.
Menurut Jeki, pengemudi ojek online memiliki peran penting sebagai contoh bagi pengguna jalan lainnya.
“Ojek online merupakan pengendara yang setiap hari berada di jalan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Karena itu kami berharap komunitas ojol dapat menjadi pelopor serta duta keselamatan berlalu lintas, sehingga tercipta budaya tertib dan aman di jalan raya,” jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh keluarga besar Ditlantas Polda Riau dan komunitas ojol untuk bersama-sama menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, khususnya menjelang arus mudik Lebaran.
“Kami berharap seluruh keluarga besar Ditlantas Polda Riau dan para komunitas ojol dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, sehingga kita dapat mewujudkan Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” ungkapnya.
Selain berbuka puasa bersama, dalam kegiatan tersebut Ditlantas Polda Riau juga menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim serta paket sembako kepada para pengemudi ojek online.
Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan yang penuh makna sekaligus wujud kepedulian sosial Ditlantas Polda Riau dalam berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan, serta memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam mewujudkan keamanan dan keselamatan berlalu lintas di wilayah Provinsi Riau.(sony)


