Rabu, Maret 11, 2026
BerandaHeadlineBerkat Laporan Warga ke Call Center 110, Polisi Ringkus Banndar Sabu di...

Berkat Laporan Warga ke Call Center 110, Polisi Ringkus Banndar Sabu di Rumbai 

Pekanbaru (Nadariau.com) – Seorang pria berinisial DS (29) diringkus personel Satresnarkoba Polresta Pekanbaru, Minggu (08/03/2026), setelah diduga kuat menjadi bandar narkotika jenis sabu di wilayah Kelurahan Meranti, Kecamatan Rumbai.

Penangkapan dilakukan setelah polisi menggerebek sebuah lapak yang diduga kerap dijadikan tempat transaksi narkoba di Jalan Pesisir, Gang Hiu.

Kasatresnarkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Jacub Kamaru mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat yang masuk melalui layanan call center 110 terkait aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut.

“Setelah menerima laporan masyarakat melalui call center 110, tim langsung melakukan penyelidikan dan bergerak menuju lokasi yang dimaksud,” ujar Kompol Jacub Kamaru, Rabu (11/03/2026).

Saat dilakukan penggerebekan, petugas berhasil mengamankan DS yang diduga sebagai bandar sabu. Dari tangan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan peredaran narkotika.

“Personel mengamankan terduga pelaku beserta barang bukti terkait dugaan peredaran narkotika,” jelasnya.

Barang bukti yang disita di antaranya sabu seberat 2,53 gram, puluhan plastik pembungkus, serta satu unit timbangan digital yang diduga digunakan untuk menakar sabu sebelum diedarkan kepada pembeli.

Berdasarkan hasil interogasi awal, DS mengaku memperoleh barang haram tersebut dari seorang perempuan berinisial L. Saat ini, perempuan tersebut masih dalam penyelidikan dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kepolisian.

“Narkotika itu didapat dari seorang perempuan yang kini masih dalam lidik. Kami masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan peredarannya,” kata Kompol Jacub.

Kini DS telah diamankan di Mapolresta Pekanbaru guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih memburu pemasok sabu yang diduga menjadi bagian dari jaringan peredaran narkotika di wilayah tersebut.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer