Pekanbaru (Nadariau.com) – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi warga binaan terus dilakukan di lingkungan pemasyarakatan.
Salah satunya melalui pengambilan sumpah dan pelantikan Pejabat Fungsional Kesehatan dalam rangka kenaikan jenjang jabatan yang digelar Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau, Senin (9/03/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Wilayah Ditjenpas Riau tersebut diikuti sejumlah tenaga kesehatan di lingkungan pemasyarakatan, termasuk dr. Yani, dokter senior di Klinik Pratama Lapas Kelas IIA Pekanbaru yang resmi dilantik sebagai Pejabat Fungsional Kesehatan pada jenjang jabatan yang lebih tinggi.
Pelantikan ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam memperkuat kualitas pelayanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan, khususnya bagi para warga binaan.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau, Maizar, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan tersebut merupakan bentuk kepercayaan sekaligus pengakuan atas kompetensi, dedikasi, dan kinerja para pejabat fungsional kesehatan yang telah mengabdikan diri dalam memberikan pelayanan.
Ia juga mengingatkan bahwa sumpah jabatan yang diucapkan bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan komitmen moral untuk menjalankan tugas dengan penuh integritas, kejujuran, serta tanggung jawab.
“Peran tenaga kesehatan di lingkungan pemasyarakatan sangat penting dan strategis. Saudara harus menjadi garda terdepan dalam memastikan pelayanan kesehatan bagi warga binaan diberikan secara profesional, manusiawi, dan penuh empati,” kata Maizar.
Ia berharap para pejabat fungsional kesehatan yang baru dilantik dapat terus meningkatkan kompetensi serta menjaga integritas dalam menjalankan tugas, sehingga pelayanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan semakin optimal.
Dengan pelantikan ini, Kantor Wilayah Ditjenpas Riau menegaskan komitmennya untuk terus mendorong sistem pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan. Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya memastikan terpenuhinya hak-hak warga binaan, khususnya dalam memperoleh layanan kesehatan yang layak dan berkualitas.(sony)


