Rabu, Februari 11, 2026
BerandaHeadlineSatgas SABER Pangan Riau Perketat Pengawasan Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026

Satgas SABER Pangan Riau Perketat Pengawasan Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026

Pekanbaru (Nadariau.com) – Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas SABER) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Provinsi Riau menegaskan komitmennya untuk memperketat pengawasan komoditas pangan menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 2026.

Satgas memastikan seluruh pelaku usaha yang terbukti melakukan pelanggaran, baik terkait Harga Eceran Tertinggi (HET), keamanan pangan, maupun mutu produk, akan ditindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Satgas SABER Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Provinsi Riau Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau. Rapat tersebut dipimpin langsung Direktur Reskrimsus Polda Riau, Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan.

Turut hadir dalam rapat itu perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, DPMPTSP Riau, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Riau, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Riau, Disperindag Kota Pekanbaru, serta Perum Bulog Riau.

“Rapat ini bertujuan menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi Satgas Pangan Polda bersama pemerintah daerah dalam pengamanan pangan menjelang Ramadhan dan Idulfitri 2026,” kata Kombes Pol Ade, Selasa (10/02/2026).

Kombes Ade menjelaskan, Satgas SABER Pangan memiliki tugas utama memastikan kebijakan pemerintah terkait harga pembelian, HET, dan Harga Acuan Penjualan (HAP) dapat berjalan sebagaimana mestinya. Selain itu, Satgas juga bertanggung jawab menjaga kualitas, keamanan, serta mutu pangan yang beredar dan dikonsumsi masyarakat.

“Pengawasan dilakukan secara menyeluruh di seluruh wilayah Provinsi Riau,” tegasnya.

Dalam rapat tersebut, Ade menyampaikan bahwa kondisi ketersediaan komoditas pangan strategis di Provinsi Riau saat ini masih aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat selama Ramadhan dan Idulfitri 1447 Hijriah/2026.

Komoditas strategis yang dipastikan tersedia antara lain beras, minyak goreng, gula konsumsi, daging sapi, daging ayam ras, telur ayam ras, bawang merah, bawang putih, cabai rawit, cabai merah, jagung, hingga kedelai.

“Untuk komoditas strategis, semuanya dalam kondisi mencukupi,” jelasnya.

Ade menegaskan, Satgas SABER Pangan hadir untuk melindungi masyarakat dari praktik-praktik nakal pelaku usaha yang dapat merugikan konsumen maupun produsen, seperti permainan harga, penurunan mutu pangan, hingga penimbunan barang.

Jika ditemukan pelanggaran di lapangan, Satgas akan melakukan langkah penindakan bertahap mulai dari pemberian surat teguran, pengambilan sampel untuk uji laboratorium, hingga menelusuri rantai distribusi komoditas yang dicurigai bermasalah.

“Satgas juga dapat merekomendasikan pencabutan izin usaha atau izin edar, bahkan menempuh penegakan hukum pidana jika ditemukan unsur tindak pidana,” tegas Ade.

Ia berharap, dengan pengawasan ketat yang dilakukan Satgas SABER Pangan, stabilitas pasokan dan harga pangan di Riau dapat terjaga dengan baik, serta mampu mencegah lonjakan harga tidak wajar di atas HET/HAP.

Selain itu, Satgas juga berupaya mencegah penurunan mutu pangan, praktik spekulasi, kartel pangan, maupun aksi penimbunan yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Harapannya, stabilisasi ketersediaan, pasokan, dan harga pangan 2026 dapat terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dan merayakan Idulfitri dengan tenang,” pungkasnya.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer