Pekanbaru (Nadariau.com) — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau melalui Subdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) menggelar kegiatan Polisi Sahabat Anak (Polsanak) yang dirangkaikan dengan program Green Policing Polda Riau, Kamis (05/02/2026) pagi.
Kegiatan edukatif tersebut berlangsung di Taman Lalu Lintas Ditlantas Polda Riau, Jalan Pesisir, Kecamatan Rumbai, mulai pukul 09.00 WIB hingga 11.30 WIB.
Sebanyak 124 murid TK Az Zhura Cipta Karya Simpang 7 bersama para guru tampak antusias mengikuti rangkaian pembelajaran yang dikemas menarik dan interaktif.
Program ini merupakan bagian dari Dikmas Lantas (Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas) yang bertujuan menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini.
Kenalkan Rambu hingga Tugas Polisi Lalu Lintas
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kasubditkamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M, didampingi PS. Kanit Standar Cegah dan Tindak IPTU Riza Elfiera, personel Subditkamsel, serta ASN Ditlantas Polda Riau.
Dalam sesi Polsanak, anak-anak diberikan pemahaman tentang tugas polisi lalu lintas serta pengenalan berbagai jenis rambu-rambu, seperti rambu larangan, peringatan, hingga perintah. Selain itu, murid juga dikenalkan dengan Tugu Laka Lantas sebagai simbol pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas.
Suasana semakin meriah ketika para personel memberikan pertanyaan seputar keselamatan jalan raya. Anak-anak yang berhasil menjawab diberi hadiah berupa buku edukasi keselamatan berlalu lintas yang dibagikan langsung oleh Polwan Ditlantas Polda Riau.
Green Policing Bagikan Bibit Pohon untuk Anak-anak
Tak hanya fokus pada edukasi lalu lintas, Ditlantas Polda Riau juga menguatkan program Green Policing dengan menyerahkan bibit pohon kepada guru dan murid TK Az Zhura. Hal ini menjadi simbol ajakan untuk menjaga kelestarian lingkungan sejak dini.
AKBP Dasril menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membentuk karakter anak-anak agar kelak menjadi generasi yang disiplin dan peduli terhadap keselamatan serta lingkungan.
“Melalui Polisi Sahabat Anak dan Green Policing, kami ingin menanamkan nilai tertib berlalu lintas dan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini. Anak-anak inilah yang nantinya menjadi pelopor keselamatan dan penjaga kelestarian alam,” ujar AKBP Dasril.
Pihak manajemen TK Az Zhura menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka mengapresiasi perhatian Ditlantas Polda Riau terhadap pendidikan anak usia dini melalui pendekatan edukatif yang menyenangkan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Ditlantas Polda Riau. Edukasi seperti ini sangat bermanfaat karena disampaikan dengan cara menyenangkan dan mudah dipahami. Anak-anak tidak hanya belajar tertib berlalu lintas, tetapi juga diajarkan mencintai lingkungan,” kata perwakilan sekolah.
Bagian dari Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026
Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menegaskan bahwa kegiatan Polsanak dan Green Policing merupakan bagian dari rangkaian Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026.
“Operasi Keselamatan tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga edukasi dan pembinaan. Melalui Polsanak dan Green Policing, kami berharap dapat membentuk generasi bangsa yang tertib berlalu lintas, berkarakter, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan,” kata Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.(sony)


