Pekanbaru (Nadariau.com) – Aparat gabungan TNI-Polri bersama Pemerintah Daerah memastikan kesiapan penuh dalam pengamanan malam pergantian Tahun Baru 2026 di seluruh wilayah Provinsi Riau. Ribuan personel disiagakan untuk menjamin keamanan, ketertiban, serta keselamatan masyarakat.
Kesiapan tersebut disampaikan Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, saat mengikuti kegiatan pemantauan dan arahan langsung dari Kapolri, Panglima TNI, serta jajaran kementerian terkait. Kegiatan itu diikuti unsur Forkopimda Riau melalui zoom meeting yang digelar di Purna MTQ, Pekanbaru, Rabu (31/12/2025).
Kapolda Riau mengungkapkan, sebanyak 3.331 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, dan instansi terkait telah disiagakan untuk mengamankan perayaan malam pergantian tahun.
“Pengamanan ini juga mempertimbangkan kondisi hidrometeorologi, termasuk antisipasi dampak pembukaan pintu air PLTA Koto Panjang yang berpotensi memengaruhi wilayah sepanjang Sungai Kampar hingga Pelalawan,” kata Irjen Pol Herry Heryawan.
Ia menambahkan, personel cadangan turut dipersiapkan guna mengantisipasi berbagai kemungkinan, termasuk kondisi darurat yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
“Kami juga telah melaksanakan apel kesiapsiagaan di Polda Riau untuk memastikan seluruh personel, peralatan, dan sarana pendukung dalam kondisi siap operasional,” jelasnya.
Selain pengamanan personel, Pemerintah Provinsi Riau kembali menegaskan imbauan Gubernur terkait larangan pesta kembang api, konvoi kendaraan, serta balap liar selama malam pergantian tahun.
“Sosialisasi larangan ini sudah dilakukan sejak sepekan terakhir. Namun demikian, aparat tetap disiagakan untuk memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif,” tegas Kapolda.
Untuk malam pergantian tahun, tercatat terdapat 60 titik lokasi yang diperkirakan menjadi pusat aktivitas masyarakat. Sementara estimasi jumlah warga yang merayakan malam tahun baru diperkirakan mencapai sekitar 670 orang.
Polda Riau juga menyiapkan 54 pos pengamanan, yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu, yang tersebar di berbagai wilayah strategis.
“Berdasarkan evaluasi tahun sebelumnya, terdapat 10 titik rawan kemacetan dan pelanggaran lalu lintas yang menjadi fokus pengamanan, serta tiga titik rawan kecelakaan, yakni di Jalan Yos Sudarso, Jalan SM Amin, dan Jalan Garuda Sakti di Kota Pekanbaru,” ungkapnya.
Kapolda Riau berharap, dengan kesiapsiagaan maksimal seluruh unsur pengamanan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Riau selama malam pergantian tahun dapat berjalan aman, tertib, dan terkendali.
“Harapan kita bersama, malam tahun baru ini dapat dilalui masyarakat dengan rasa aman dan nyaman,” tutup Kapolda.(sony)


