Kamis, Maret 5, 2026
BerandaHeadlineDemi Kemanusiaan, Kapolda Riau Larang Pesta Kembang Api di Malam Tahun Baru

Demi Kemanusiaan, Kapolda Riau Larang Pesta Kembang Api di Malam Tahun Baru

Pekanbaru (Nadariau.com) – Kepolisian Daerah (Polda) Riau secara tegas melarang penyelenggaraan pesta kembang api pada malam pergantian Tahun Baru di seluruh wilayah Provinsi Riau.

Larangan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, sebagai tindak lanjut dari arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang tidak memberikan izin pesta kembang api di seluruh Indonesia.

Menurut Irjen Herry, kebijakan tersebut bersifat nasional dan wajib dilaksanakan oleh seluruh jajaran kepolisian daerah sebagai bagian dari langkah pengamanan serta pengendalian situasi sosial menjelang pergantian tahun.

“Arahannya jelas, tidak ada izin pesta kembang api di seluruh Indonesia. Di Riau, kami melaksanakan arahan tersebut secara penuh dan konsisten,” kata Irjen Herry, Sabtu (27/12/2025).

Kapolda Riau menjelaskan, larangan ini didasari pertimbangan kemanusiaan dan kepekaan sosial. Ia menilai, di tengah kondisi bangsa yang masih dilanda berbagai bencana alam dan masyarakat yang sedang berduka, perayaan dengan euforia berlebihan dinilai tidak pantas.

“Di tengah kondisi seperti ini, tidak elok merayakan pergantian tahun dengan pesta dan kemeriahan berlebihan. Yang lebih tepat adalah refleksi, doa, dan solidaritas,” ujarnya.

Selain aspek kemanusiaan, Irjen Hery juga menekankan bahwa larangan pesta kembang api berkaitan erat dengan keamanan dan keselamatan publik.

Aktivitas tersebut dinilai rawan menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), kecelakaan, hingga potensi kebakaran yang kerap berulang setiap malam Tahun Baru.

“Pendekatan pencegahan menjadi pilihan utama. Keselamatan masyarakat adalah prioritas,” katanya.

Meski demikian, Kapolda memastikan penerapan kebijakan ini dilakukan secara humanis dan persuasif. Seluruh jajaran Polda Riau diminta mengedepankan edukasi, imbauan, serta membangun kesadaran bersama dengan masyarakat dan pelaku usaha.

“Kami ingin masyarakat memahami bahwa ini bukan soal pembatasan, melainkan soal kepedulian dan tanggung jawab bersama,” jelasnya.

Irjen Hery pun mengajak masyarakat Riau untuk mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan yang lebih bermakna, positif, dan tetap menjaga esensi kebersamaan.

“Tahun Baru adalah momentum untuk menata ulang niat dan komitmen. Mari kita sambut dengan ketenangan, kepedulian, dan semangat saling menjaga,” pungkasnya.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer