Pekanbaru (Nadariau.com) – Kebakaran hebat melanda Hotel New Hollywood yang berlokasi di Jalan Kuantan Raya, Kota Pekanbaru, Sabtu (20/12/2025). Insiden ini menelan korban jiwa dan menyebabkan belasan orang harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka serta paparan asap tebal.
Satu orang dilaporkan meninggal dunia dan saat ini berada di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad. Sementara itu, sejumlah korban lainnya menjalani perawatan intensif di beberapa rumah sakit di Kota Pekanbaru.
Informasi awal dari petugas di lapangan menyebutkan bahwa proses pemadaman api telah selesai dilakukan. Namun, aparat gabungan dari kepolisian, TNI, pemadam kebakaran, serta tim medis masih melakukan pengecekan dan pendataan korban.
“Izin komandan, pemadaman sudah selesai. Terdapat satu orang meninggal dunia di IGD RS Arifin Achmad. Untuk korban lainnya masih dilakukan pengecekan,” lapor petugas di lokasi kejadian.
Korban meninggal dunia saat ini berada di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Arifin Achmad.
Sementara itu, sejumlah korban luka dan terdampak asap tebal dilarikan ke beberapa rumah sakit, di antaranya RS Ahmad Yani, RS Awal Bros, dan RS Petala Bumi.
Berdasarkan data yang dihimpun, di RS Ahmad Yani, korban yang dirawat yakni:
Nadia Yunitra (37), karyawan swasta, alamat Jalan Siak III Perumahan Guru, Rumbai.
Eva Yosep (40), karyawan Hotel Hollywood, berdomisili di Rumbai Limbungan.
Sementara di RS Awal Bros, korban yang mendapatkan perawatan antara lain:
Amon (43), laki-laki, karyawan PT Sampurna.
Mustofa (43), laki-laki, karyawan PT Sampurna.
Raihan (28), laki-laki, karyawan PT Sampurna.
Rapido (30), laki-laki, karyawan PT Sampurna.
Ratiah Nabila (23).
Habib, telah diperbolehkan pulang.
Andres, telah diperbolehkan pulang.
Adapun korban yang dirawat di RS Petala Bumi meliputi:
M. Alwi Arifin, lahir di Kampar, 12 Februari 1966, laki-laki.
Maslina Kusuma, lahir di Metro, 3 Mei 1977, perempuan.
Fikas Moardhafi, lahir di Pekanbaru, 19 Oktober 1977, laki-laki.
Emu Suryani, lahir di Metro, 2 November 1968, perempuan.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika membenarkan adanya korban meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran tersebut.
Kombes Jeki menyampaikan duka cita mendalam serta memastikan bahwa jajaran Polresta Pekanbaru telah bergerak cepat melakukan pengamanan dan penanganan di lokasi kejadian.
“Benar, dalam peristiwa kebakaran di Hotel Hollywood terdapat satu orang yang meninggal dunia. Kami turut berduka cita atas kejadian ini. Saat ini seluruh korban sudah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis,” ujar Kombes Jeki Rahmat Mustika.
Kapolresta menegaskan bahwa pihaknya telah memasang garis polisi di lokasi kebakaran untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Tim Inafis dan penyidik Satreskrim Polresta Pekanbaru juga telah diterjunkan guna mengungkap penyebab pasti kebakaran.
“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran. Olah TKP akan dilakukan secara menyeluruh agar kejadian ini dapat terungkap secara terang dan tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, Kombes Jeki juga mengapresiasi kesigapan petugas pemadam kebakaran, tenaga medis, serta seluruh unsur yang terlibat dalam proses evakuasi korban.
“Kami mengapresiasi kerja cepat seluruh pihak, mulai dari Damkar, TNI, tenaga kesehatan, hingga relawan yang membantu proses evakuasi. Prioritas utama kami adalah keselamatan korban,” pungkasnya.(sony)


