Kamis, Januari 29, 2026
BerandaHeadline'Anggaran Siluman' Rp50 M di APBD Kuansing 2024 Jadi Sorotan, Aktivis Segera...

‘Anggaran Siluman’ Rp50 M di APBD Kuansing 2024 Jadi Sorotan, Aktivis Segera Laporkan dan Desak KPK Turun Tangan!

KUANSING (NadaRiau.com)– Dugaan penambahan “anggaran siluman” senilai Rp50 Miliar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) tahun 2024 semakin menjadi sorotan tajam dari berbagai pihak. Kejanggalan ini mencuat lantaran anggaran tersebut diduga disepakati tanpa melalui prosedur pembahasan yang semestinya.

Aktivis Senior, Suwandi.SH alias Ucok Gondrong (UG), menyatakan anggaran ini tidak wajar. Menurutnya, anggaran fantastis tersebut diduga hanya disepakati oleh Pemkab dan pimpinan DPRD Kuansing saja, tanpa adanya pembahasan di tingkat Badan Anggaran (Banggar).

“Saya baca di beberapa media, anggaran ini sangat tidak wajar, karena muncul tiba-tiba dan berita acaranya hanya ditandatangani unsur pimpinan saja,” jelas UG dengan nada geram.

UG menyoroti alokasi anggaran yang dinilai janggal, yaitu pada Dinas Pemukiman sebesar Rp57,5 Miliar dan Sekretariat Daerah sebesar Rp2,5 Miliar. Ia menegaskan, anggaran sebesar itu sudah sepatutnya dipertanyakan dan diperiksa oleh penegak hukum, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Ini pasti ada apa-apanya! KPK harus turun menyelidiki masalah ini. Saya langsung akan melaporkan ini ke KPK agar tidak ada lagi alasan KPK untuk tidak turun ke Kuansing,” tegas UG.

UG secara khusus meminta KPK yang menangani kasus ini, bukan karena tidak percaya pada Polres Kuansing, Polda, atau Kejaksaan, melainkan karena ia menilai proses akan lebih cepat dan sanksi moral akan lebih kuat jika ditangani langsung oleh lembaga antirasuah tersebut.

“Jadi saya tegaskan KPK harus selidiki ini, saya akan laporkan masalah ini langsung.Bila perlu kita akan buat aksi di depan gedung KPK RI.Meminta agar KPK panggil dan periksa siapa pun yang bersangkutan dalam hal ini.
Karena sudah terlalu banyak masalah yang muncul hanya seperti angin lalu aja di Kuansing,” tutupnya.

Sementara, terkait masalah anggaran Rp50 Miliar ini, Ketua DPRD Kuansing, Juprizal, yang dikonfirmasi hingga berita ini ditayangkan, belum juga memberikan tanggapan resminya.(DONI)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer