Agam (Nadariau.com) – Guna membantu masyarakat terdampak banjir bandang di Nagari Salareh Air, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Sat Brimob Polda Riau mendirikan dapur lapangan untuk memenuhi kebutuhan logistik masyarakat terdampak bencana.
Setiap harinya, dapur lapangan tersebut menyiapkan sebanyak 3.000 porsi makanan lengkap dengan minuman serta kebutuhan konsumsi lainnya. Ini dilakukan untuk memastikan masyarakat khususnya anak-anak, perempuan, dan lansia tetap mendapatkan asupan gizi yang cukup selama berada di lokasi pengungsian.

Dansat Brimob Polda Riau, Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K, mengatakan bahwa pihaknya tidak hanya membawa dapur lapangan, tetapi juga mengerahkan satu unit kendaraan water treatment yang mampu menyediakan air bersih bagi warga.
“Sebanyak 3.000 porsi makanan kami distribusikan setiap hari untuk anggota yang bertugas dan masyarakat terdampak. Selain dapur lapangan, kami juga membawa kendaraan water treatment yang sangat bermanfaat bagi warga. Mereka sangat antusias datang ke posko kami untuk mengambil air bersih,” kata Kombes Ketut, Selasa (02/12/2025).
Selain itu, Polda Riau juga menurunkan tim trauma healing untuk memberikan pendampingan psikologis kepada warga yang masih berada di pengungsian, guna membantu mereka kembali pulih secara mental setelah menghadapi bencana.
Polda Riau juga mendirikan tiga posko bantuan, masing-masing berada di area bawah lokasi terdampak, di area tengah serta posko yang berlokasi di SMPN 3 Kecamatan Palembayan.
Dari data yang dihimpun Brimob Polda Riau, sejak hari pertama hingga hari ketiga pascabencana, tim Brimob telah berhasil mengevakuasi 3 jenazah dan 1 warga dalam kondisi kritis yang langsung dibawa ke fasilitas kesehatan dan dirujuk ke rumah sakit.
Untuk data keseluruhan evakuasi lintas satuan, Kombes Ketut menyampaikan bahwa hal tersebut dikoordinasikan oleh pihak terkait lainnya.
Meski bekerja dalam kondisi berat, Kombes Ketut menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada kendala berarti yang menghambat kinerja personel.
“Selama tiga hari di sini, tidak ada kendala yang signifikan. Kami bekerja dengan ikhlas sesuai perintah Kapolda Riau dan tetap fokus melayani masyarakat,” katanya.(sony)


