Pekanbaru (Nadariau.com) – Aksi unjuk rasa ribuan masyarakat dari Kabupaten Pelalawan yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat untuk Marwah Riau (KOMMARI) di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Kamis (20/11/2025), berlangsung aman dan kondusif.
Massa datang untuk menyampaikan lima tuntutan utama terkait dampak aktivitas Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), yang mereka nilai tidak adil dalam proses penertiban kawasan hutan serta pengelolaan lahan sitaan.
Dalam mengawal aksi tersebut, Polresta Pekanbaru menerapkan pendekatan humanis dan persuasif. Personel yang bertugas menunjukkan kesabaran dan profesionalitas sejak massa tiba hingga aksi selesai. Komunikasi aktif antara aparat dan koordinator lapangan turut menciptakan suasana yang tertib serta minim gesekan, meski jumlah massa cukup besar.
Selama aksi berlangsung, tidak ada tindakan represif yang dilakukan. Justru aparat kepolisian lebih mengedepankan dialog untuk memastikan aspirasi masyarakat tersampaikan tanpa mengganggu ketertiban umum di sekitar lokasi.
“Kami memprioritaskan komunikasi dan dialog untuk memastikan aspirasi massa bisa tersampaikan dengan baik tanpa menimbulkan kericuhan,” ujar Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Jeki Rahmad Mustika.
Ia menegaskan bahwa strategi ini terbukti efektif untuk menjaga situasi tetap kondusif.
“Kami menganggap para pengunjuk rasa sebagai mitra yang memiliki hak untuk menyampaikan pendapat. Tugas kami adalah memfasilitasi agar hak tersebut bisa terlaksana dengan aman dan tertib,” tambahnya.
Kombes Jeki juga memberikan apresiasi kepada para peserta aksi atas sikap kooperatif dan kepatuhan mereka selama menyampaikan aspirasi.
“Kami berterima kasih kepada para pengunjuk rasa yang telah menjaga ketertiban dan tidak anarkis. Ini menunjukkan bahwa masyarakat memiliki kesadaran hukum yang tinggi,” kata Kombes Jeki.
Setelah aksi berakhir, jajaran Satlantas Polresta Pekanbaru turut mengawal kepulangan massa hingga ke Kabupaten Pelalawan. Pengawalan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas serta keselamatan seluruh peserta aksi di sepanjang perjalanan.(sony)


