Sabtu, Januari 31, 2026
BerandaHeadlineDekati Pemukiman Warga, Personel Gabungan Polres Kampar Gerak Cepat Padamkan Karhutla

Dekati Pemukiman Warga, Personel Gabungan Polres Kampar Gerak Cepat Padamkan Karhutla

Kampar (Nadariau.com) – Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) nyaris meluas hingga ke permukiman warga di Kabupaten Kampar, Riau, Sabtu (08/11/2025).

Berkat laporan cepat warga dan aksi sigap tim gabungan TNI-Polri, BPBD, serta Damkar, api yang melahap sekitar 2 hektare lahan kering di dua titik berbeda berhasil dijinakkan sebelum menimbulkan malapetaka yang lebih besar.

Kebakaran ini pertama kali terpantau di Jalan Stanum, Kelurahan Langgini, Kecamatan Bangkinang Kota, dan kemudian merembet hingga Desa Salo Timur, Kecamatan Salo. Jarak kedua lokasi yang cukup jauh menandakan potensi penyebaran api sangat tinggi.

Menerima laporan penting tersebut, Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang langsung mengambil langkah cepat dengan mengerahkan 32 personel gabungan menuju lokasi kejadian.

“Tantangan di lapangan cukup berat. Lahan yang terbakar didominasi semak belukar di atas tanah mineral yang sangat kering, sehingga api cepat membesar dan sulit dikendalikan,” kata AKBP Boby.

Menariknya, titik api ini tidak terdeteksi sebagai hotspot di aplikasi pengawasan Karhutla Dashboard Lancang Kuning. Namun, berkat laporan warga, tim bisa segera bergerak tanpa menunggu api meluas.

“Peran aktif masyarakat sangat membantu. Respons cepat dari warga menjadi kunci dalam mencegah kebakaran lebih besar,” tambahnya.

Setelah upaya pemadaman utama berhasil, petugas melanjutkan proses pendinginan intensif untuk memastikan tidak ada bara api tersisa yang dapat memicu kebakaran ulang. Saat ini, situasi di lokasi telah dinyatakan aman dan kondusif, meski pendinginan masih terus dilakukan.

Sementara itu, pihak kepolisian mulai melakukan penyelidikan terhadap pemilik lahan dan penyebab pasti kebakaran.

“Kejadian ini menjadi pengingat penting akan bahaya kekeringan dan pentingnya sinergi antara aparat dan masyarakat. Kesigapan 32 personel gabungan di lapangan berhasil mencegah terulangnya bencana asap besar di Kampar,” tutup AKBP Boby.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer