Pekanbaru (Nadariau.com) – Suasana sore di Lapangan Dipoo, Jumat (03/10/2025) petang, mendadak ramai dan penuh sorak sorai. Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru bersama Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Kejari Pekanbaru menggelar Fun Mini Soccer, ajang olahraga penuh keakraban yang menjadi wadah mempererat silaturahmi antara insan pers dan Korps Adhyaksa.
Pertandingan persahabatan tersebut berlangsung sengit dan sarat sportivitas. Dua tim tangguh Tim Kejari Pekanbaru yang dikomandoi Kasi Pidum Maruli Tua Johannes Sitanggang dan Tim Forwaka yang dipimpin M Ali Nurman harus puas berbagi angka dengan skor imbang 3-3.
Sejak peluit pertama dibunyikan, tensi laga langsung tinggi. Forwaka tampil menekan dan berhasil membuka keunggulan melalui sepakan keras Ali Nurman yang tak mampu dihalau kiper Kejari, Soni.
Tertinggal satu gol, skuad Kejari Pekanbaru langsung merespons. Kombinasi apik Niky Juniesmero (Kasi Pidsus), Sumriadi (Kasubagbin), dan Rendi Panalosa (Kasi Pidum Kejari Rohul) akhirnya membuahkan hasil. Rendi sukses menjebol gawang Forwaka dan menyamakan skor menjadi 1-1.
Namun, Forwaka kembali menunjukkan ketajamannya. Striker andalan mereka, Bintang, tampil menawan dengan mencetak dua gol tambahan yang membawa Forwaka unggul 3-1.
Tidak mau menyerah, Kejari Pekanbaru bangkit di babak akhir. Niky Juniesmoro memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2, sebelum akhirnya Maruli Tua memanfaatkan peluang emas di menit-menit terakhir untuk memastikan skor berakhir imbang 3-3. Laga pun ditutup dengan tepuk tangan meriah dari kedua kubu.
Usai pertandingan, Maruli Tua Johannes Sitanggang menyampaikan apresiasinya atas semangat kebersamaan yang ditunjukkan kedua tim. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga memperkuat kemitraan antara kejaksaan dan insan pers.
“Melalui olahraga ini, kita bisa mempererat tali silaturahmi dan membangun sinergi yang positif antara kejaksaan dan jurnalis. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin,” ujar Maruli.
Sementara itu, Kapten Tim Forwaka Ali Nurman juga menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai pertandingan ini bukan soal siapa yang menang, tapi tentang memperkuat komunikasi dan persaudaraan.
“Yang terpenting bukan hasil akhirnya, tapi semangat kebersamaan dan keakraban yang tercipta. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” tutup Ali dengan senyum puas.
Pertandingan fun mini soccer ini menjadi bukti nyata bahwa di balik kesibukan menjalankan tugas, semangat sportivitas dan persaudaraan tetap menjadi fondasi utama sinergi antara kejaksaan dan insan pers.(sony)


