Inhu (Nadariau.com) – Polres Indragiri Hulu (Inhu) bersama unsur Forkopimda, TNI, Kejaksaan, Satpol PP, BPBD, serta masyarakat setempat, menggelar kegiatan pemasangan plang peringatan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Rawa Asri, Kecamatan Kuala Cenaku, Sabtu (04/10/2025) pagi.
Kegiatan yang dipimpin langsung Wakapolres Inhu Kompol Manapar Situmeang, S.H., S.I.K., M.H., dimulai pukul 09.00 WIB itu dipusatkan di lahan jalur 4 RT 04 RW 02 Desa Rawa Asri. Hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 01/Rengat Kapten Inf Obeni Sirait, perwakilan Kejari Inhu, Satpol PP, BPBD, KPH Indragiri, serta Camat Kuala Cenaku, Kepala Desa Rawa Asri, dan sejumlah tokoh masyarakat.
Suasana kegiatan tampak penuh kebersamaan dan semangat gotong royong. Sinergi lintas instansi ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Inhu.
Kapolres Inhu AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si menjelaskan bahwa pemasangan plang bukan sekadar simbol, tetapi langkah konkret untuk mengedukasi masyarakat tentang bahaya membuka lahan dengan cara membakar.
“Sebanyak 24 plang peringatan telah dipasang di seluruh wilayah hukum Polres Inhu. Plang ini diharapkan menjadi pengingat agar masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan, karena dampaknya sangat merugikan lingkungan, kesehatan, dan ekonomi,” ujar Kapolres.
Sementara itu, Wakapolres Inhu Kompol Manapar Situmeang menegaskan bahwa lokasi simbolis pemasangan plang merupakan lahan berstatus quo, sehingga tidak diperbolehkan ada aktivitas apapun di area tersebut.
“Penanganan karhutla bukan hanya tugas Polri, tetapi tanggung jawab bersama. Mari kita jaga hutan dan alam kita, agar anak cucu kelak mewarisi lingkungan yang sehat dan lestari,” ungkapnya dalam konferensi pers.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Warga menilai kehadiran aparat bersama pemerintah sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Acara berjalan aman, tertib, dan penuh kekeluargaan hingga selesai. Dengan terpasangnya 24 plang peringatan di berbagai titik rawan karhutla, diharapkan masyarakat semakin sadar dan aktif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Indragiri Hulu.(sony)


