Pekanbaru (Nadariau Com ) – Lembaga pemberdayaan masyarakat (LPM ) umbansari menilai rektor universitas lancang kuning (unilak) lambat dan kurang respon keluhan warga terkait turap miring yang mereka bangun hal ini di katakan ketua LPM umbansari Syafri Efendi kepada media ini Sabtu 13/9/2025.
Menurut Syafri sudah banyak keluhan dan pemberitaan terkait turap tersebut baik dari LPM dan RT terkait turap mereka bangun tapi seakan rektor tidak peduli dengan masyarakat sekitar jika nanti turap itu roboh.
” Bahkan kami dari LPM umban sari telah lama menyurati yayasan raja Ali haji (yasrah ) tempat unilak bernaung karena melihat rektor unilak tidak peduli dengan keluhan warga namun dari yasrah hanya memberi balasan jika turap itu masih di kaji padahal yang di butuhkan masyarakat reaksi unilak agar memperbaiki turap karna saat ini memasuki musim penghujan.” Jelasnya.
Kata Syafri Karena tidak ada reaksi dari unilak dan yasrah untuk memperbaiki turap itu maka pihaknya menyurati LLDIKTI Riau agar instansi ini juga bisa menyampaikan keluhan masyarakat namun semua seakan tidak mampu membuat rektor unilak bereaksi untuk memperbaiki turap yang menjadi keluhan masyarakat.
” Akhirnya kekuatiran kami terbukti semalam jum’at pukul 13.30 wib tembok itu roboh dan menurut warga yang menyaksikan turap roboh hampir saja memakan korban untung pengendara motor tersebut sempat menghindar.” Ungkapnya.
Syafri juga menjelaskan, Jika bangunan turap itu tidak roboh, pihak unilak diam, setelah roboh baru mereka keteteran karena banyak warga yang mengeluhkan itu harusnya unilak ini sebagai perguruan tinggi paham tri darma perguruan tinggi salah satunya pengabdian masyarakat bukan bikin susah masyarakat seperti ini.
‘ Harusnya kondisi ini bisa di cegah jika rektor cepat dan tanggap melihat keluhan warga.” Tegas dia.
Syafri menambahkan bahwa saat ini pihaknya berharap tim unilak yang bekerja harus siap kerja siang malam untuk mengangkut tanah yang runtuh karna jika hujan turun alamatlah tanah itu berserakan di jalan dan jalan menjadi licin karna itu adalah tanah liat tentunya akan membahayakan pengguna jalan.
” Kami juga memperingatkan rektor unilak agar turap itu di bongkar keseluruhannya jangan hanya yang roboh itu saja di perbaiki karna itu informasinya gagal kontruksi jangan sampai di perbaiki yang roboh besok terjadi roboh lagi untuk itu semua harus di bongkar dan di bangun ulang agar tidak terjadi lagi hal seperti ini, jika di perbaiki yang roboh aja maka kami akan demo unilak dan yasrah nantinya,” Pungkasnya.
Sementara saat di mintai tanggapan melalui pesan WhatsApp pembina yayasan pendidikan raja Ali haji H.M Rusli Zainal.SE.MM terkait keluhan warga terkait turap yang di bangun unilak ini belum ada balasan hingga berita ini di publish. ( Olo ).


