Kamis, Februari 12, 2026
BerandaHeadlineRemaja 16 Tahun Ditangkap Polda Riau, Jadi Kurir 279 Gram Heroin

Remaja 16 Tahun Ditangkap Polda Riau, Jadi Kurir 279 Gram Heroin

Pekanbaru (Nadariau.com) – Tim Opsnal Subdit II Ditresnarkoba Polda Riau meringkus seorang remaja berusia 16 tahun berinisial DP alias Dewok bin Sugeng lantaran membawa narkoba jenis heroin dengan berat bruto total 279 gram, Selasa (03/06/2025) malam.

Penangkapan terjadi sekitar pukul 21.15 WIB di samping Masjid Al-Khoir, Jalan Sungai Kampar, Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru. Saat itu, pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Vario hitam BM 6251 ABV terlihat mencurigakan usai mengambil sebuah bungkusan.

“Ketika diperiksa, di dalam jok sepeda motor ditemukan satu bungkus plastik asoy hitam berisi serbuk putih diduga narkotika jenis heroin. Berat totalnya mencapai 279 gram,” kata Dirresnarkoba Polda Riau, Kombes Putu Yuda Prawira, Rabu (27/08/2025).

Dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan 1 bungkus plastik klip bening berisi heroin seberat kotor 266 gram serta 2 bungkus plastik klip bening berisi heroin seberat bruto 7 gram, disimpan dalam kotak rokok.

Kombes Putu menjelaskan, penangkapan berawal dari informasi intelijen terkait aktivitas transaksi narkoba di kawasan Tanjung Rhu.

Tim yang dipimpin Kasubdit II, Kompol Riyan Fajri kemudian melakukan penyelidikan, surveilans, dan pemetaan lokasi sebelum akhirnya berhasil menggagalkan aksi pelaku.

“Hasil interogasi awal, remaja tersebut mengaku hanya bertindak sebagai kurir. Ia diperintah oleh seorang perempuan berinisial BT melalui aplikasi WhatsApp untuk menjemput paket narkoba tersebut dan menyimpannya di tempat aman,” kata Kombes Putu.

Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolda Riau. Polisi masih melakukan pengembangan untuk memburu pemasok berinisial BT yang diduga menjadi pengendali jaringan ini.

“Kasus ini masih dalam lidik untuk mengungkap jaringan di atasnya,” tutup Kombes Putu.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer