Senin, Februari 2, 2026
BerandaHeadlineTinggal Sendirian, Kakek 70 Tahun Tewas Usai Rumahnya Terbakar

Tinggal Sendirian, Kakek 70 Tahun Tewas Usai Rumahnya Terbakar

Pekanbaru (Nadariau.com) – Peristiwa kebakaran yang menghanguskan 2 petak rumah kontrakan di Jalan Mekar Jaya, Gang Surya, Kelurahan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, pada Senin (02/11/2024) malam, sekitar pukul 23.00 Wib, menelan korban jiwa.

Seorang kakek berusia 70 tahun bernama Franky Gunardk Azalie tewas ditempat usai rumah kontrakan yang ditempatinya hangus terbakar.

Belum diketahui pasti penyebab kebakaran yang menewaskan kakek tersebut sementara pihak kepolisian hingga saat ini masih menyelidiki kasus kebakaran tersebut.

Kapolsek Tenayan Raya, Kompol Oka M Syahrial saat dikonfirmasi wartawan melalui Kanit Reskrim, IPTU Dodi Vivino mengatakan, korban tewas lantaran tak bisa kabur saat rumah yang ditempatinya terbakar.

“Korban meninggal ditempat, kebetulan almarhum tinggal sendirian dirumahnya,” kata IPTU Dodi Vivino, Selasa (03/12/2024).

Informasi kebakaran awalnya dilaporkan oleh warga setempat. Selang beberapa menit personel pemadam kebakaran menuju lokasi kebakaran.

Kondisi api sangat cepat menyebar dan membesar hingga menghanguskan 2 petak rumah yang ditempati korban yang saat kejadian tertidur dalam rumah.

“Informasi dari warga, korban tidak sempat menyelamatkan diri karena kondisi api sangat besar, apalagi almarhum sudah cukup tua,” kata Kanit.

Kanit mengatakan, personel pemadam kebakaran bersama warga berupaya memadamkan kobaran dan melokalisir kebakaran agar tidak meluas. Api berhasil dipadamkan 1 jam kemudian.

“Belum tahu pasti penyebab kebakaran, dugaan sementara api berasal dari ledakan tabung gas dari rumah korban,” kata IPTU Dodi.

Kanit menambahkan, korban mengalami luka bakar 100 persen. Petugas pemadam kebakaran yang mengevakuasi jenazah memastikan korban meninggal dunia di tempat.

“Saat ini jasad korban sudah berada di RS Bhayangkara Polda Riau guna menjalani otopsi,” kata IPTU Dodi.

Kanit menjelaskan, peristiwa kebakaran tersebut diketahui pertama kali oleh saksi bernama Flipi Butar butar (24). Dimana pada saat itu saksi sedang mandi mendengar gas bocor dan tidak lama kemudian mendengar bunyi ledakan yang lumayan keras.

“Mendengar ledakan tersebut Saksi langsung keluar dari kamar mandi dan melihat api sudah membesar dari dapur rumah korban yang besebelahan dengan rumahnya,” kata Kanit.

Melihat hal itu, saksi langsung lari keluar rumah sambil berteriak kebakaran.

Saksi kemudian berusaha mendobrak rumah korban namun api sudah membesar, saksi dengan warga setempat kemudian menghubungi pihak pemadam kebakaran.

“Karena api sudah membesar, mereka tidak berani untuk menyelamatkan korban. Beberapa menit kemudian, petugas kepolisian Polsek Tenayan Raya bersama pemadam kebakaran tiba di tempat kejadian untuk memadamkan api,” katanya.

Sekira pukul 00.10 WIB api dapat dipadamkan oleh petugas pemadam kebaran, tim identifikasi melaksanakan olah TKP dan mengecek setiap kamar yang berada di dalam rumah dan ditemukan adanya 1 orang yang menjadi korban kebakaran meninggal dunia.

Selanjutnya korban di evakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara. Polisi menduga api berasal dari dapur rumah korban akibat kebocoran tabung gas.

“Api berasal dari dapur korban diduga akibat kebocoran tabung gas, namun saat ini masih kita selidiki,” tutup IPTU Dodi Vivino.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer