Rabu, Maret 25, 2026
BerandaHeadlineMenko PMK RI Resmikan Rusunawa UMRI dan Diperuntukkan untuk Mahasiswa Miskin

Menko PMK RI Resmikan Rusunawa UMRI dan Diperuntukkan untuk Mahasiswa Miskin

Pekanbaru (Nadariau.com) – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI, Prof Dr Muhadjir Effendy, meresmikan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Rabu (09/10/2024).

Peresmian Rusunawa ini dihadiri oleh Direktur Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Ir Iwan Suprijanto MT, Rektor UMRI Dr Saidul Amin, Ketua BPH, Ketua DPW Muhammadiyah, civitas akademik, perwakilan Pemprov Riau dan para tamu undangan.

Muhadjir Effendi mengatakan, diantara tujuannya datang langsung ke UMRI yaitu ingin melihat langsung pelaksanaan bantuan pembangunan Rusunawa yang bersumber dari APBN. Apakah pembangunnnya sesuai dengan tujuan diberikan atau tidak.

“Alhamdulillah, pelaksanaannya sesuai dengan perencanaan. Kemudian pihak UMRI juga menambah biaya dari anggaran kampus, yakni penambahan AC disetiap ruangan. Jadi, ternyata UMRI tidak saja mengandalkan bantuan dari APBN saja, namun mereka juga berusaha melengkapi sarana dan prasarana dengan sempurna,” kata Muhadjir, yang juga mengaku salut dengan percepatan perkembangan kampus UMRI tiada tanding dengan daerah lain.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Ir Iwan Suprijanto MT mengatakan Rusunawa ini dibangun dengan biaya APBN. Dan karena menggunakan uang negara, maka harus dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Diharapkan, Rusunawa ini dapat memberikan manfaat sepenuhnya kepada mahasiswa dan selalu dirawat seperti rumah sendiri.

“Di Riau, kami ada membangun 7 Rusunawa, yaitu di Pekanbaru, Dumai, Siak, Rohul dan Kampar (Tiga Unit). Bantuan Rusunawa ini khusus untuk mendukung pendidikan. Diharapkan Rusunawa ini bermanfaat bagi mahasiswa dan pelajar. Rawatlah dengan baik dan ciptakan lingkungan yang bersih dan asri,” kata Iwan.

Rektor UMRI, Saidul Amin menjelaskan, Rusunawa ini dibangun diatas tanah seluas 2.400 m2. Jumlah kamar sebanyak 43 kamar dan jumlah tempat tidur 168 orang. Di dalam, dilengkapi sarana prasarana ruang belajar, dapur dan kelengkapan fasilitas lainnya.

Rusunawa di peruntukkan untuk mahasiswa miskin dari daerah. Mahasiswa ini tidak dipungut biaya (Gratis). Selain itu, Rusunawa di peruntukan untuk mahasiswa kedokteran dan mahasiswa Internasional.

“Program kita di Rusunawa yaitu, siangnya mengikuti proses belajar mengajar dan malam diisi dengan pembelajaran ilmu agama. Agar anak – anak tersebut bisa memperdalam ilmu agamanya dan bisa menjadi pendakwah disaat mereka sudah tamat nanti di daerah masing masing,” kata Saidul Amin.

Kemudian Saidul Amin menambahkan, saat ini, UMRI sudah memiliki 9 fakultas yang termasuk Fakultas Kedokteran dan 31 Program Studi. Tahun 2024 ini, UMRI juga sudah menerima 2.627 mahasiswa baru.

“Dari ribuan mahasiwa baru tersebut, 180 orang adalah non muslim. Hal itu membuktikan bahwa Umri tak hanya untuk mahasiswa muslim saja, tapi juga menjadi kampus segala bangsa dan agama,” ujar Saidul Amin. (alin)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer