Pekanbaru (Nadariau.com) – Mahasiswa KKN Universitas Muhamadiyah Riau (UMRI) mengadakan Listerasi Digital Bahaya Penggunaan Gadget Pada Anak Usia Dini di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 09 Desa Jorong Bancah, Kecamatan Maninjau, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Mahasiswa KKN kelompok 65 ini diketuai oleh Muhammad Stevan serta anggotanya Mihrad zul hannaz (dokumentasi), Riza Abdillah (humas), Yusril Mahendra Sarumpaet (perlengkapan), Dzikra al muzki (perlengkapan), Firdaus imanullah Sitepu (korlap), Naufal (dokumentasi), Suci Elvianti (bendahara), Rifa Azzahara Mitra (sekretaris), Werly (humas), Lestari fuji Alfalah Sari (sekretaris) serta Firsha Ananda (dokumentasi). Mereka berada dibawah naungan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Acara yang diikuti siswa dari kelas 1 hingga 6 ini bertujuan untuk menyampaikan pengaruh, dampak positif dan negatif penggunaan Gadget bagi anak usian dini. Materi disampaikan langsung oleh Ketua Kelompok 65 KKN UMRI, Muhammad Stevan.
Dalam pemaparannya, Stevan menjelaskan bahwa penggunaan gadget yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan perkembangan fisik dan mental pada anak.
“Anak bisa menjadi pribadi yang menyendiri, kurang fokus, dan mengalami gangguan pola tidur,” ujarnya.
Meski demikian, Stevan juga menyoroti dampak positif gadget seperti menambah ilmu pengetahuan, meningkatkan keterampilan teknologi, mempermudah komunikasi, dan mengembangkan kreativitas. Ia menekankan pentingnya solusi dan pencegahan, antara lain dengan memperbanyak aktivitas positif di luar rumah seperti mengaji, belajar, bermain dengan teman, serta membatasi penggunaan gadget.
Harapan utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran anak-anak mengenai dampak negatif penggunaan gadget yang berlebihan.
“Kami berharap anak-anak dapat memahami pentingnya membatasi waktu penggunaan gadget dan lebih memilih aktivitas fisik, interaksi sosial, serta kegiatan kreatif lainnya,” tambah Stevan.
Listerasi Digital ini juga bertujuan agar anak-anak lebih peka terhadap kesehatan mata, postur tubuh, dan kualitas tidur mereka yang dapat terganggu akibat penggunaan gadget yang tidak terkontrol.
Dengan pengetahuan ini, diharapkan anak-anak mampu membuat keputusan yang lebih bijak dalam penggunaan gadget dan dapat menyebarkan informasi ini kepada teman sebaya dan keluarga mereka.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab serta foto bersama. Melalui acara ini, mahasiswa Kelompok 65 KKN Umri berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan produktif bagi generasi muda di era digital.(sony)


