Rohul (Nadariau.com) – Pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Rokan Hulu (Rohul) Masa Bhakti 2023-2026, dengan tema ‘Dedikasi dan profesionalitas dokter memberikan kontribusi besar bagi kesehatan masyarakat’ Pasir Pengaraian, Rabu (21/08/2024).
Ketua IDI cabang Rohul Dr. Dwi Harry Mulia. HS, M.Ked(Surg.), SP.B, beserta seluruh pengurus IDI dilantik oleh Ketua IDI wilayah Riau Dr. Marhan Efendi, M.H dan disaksikan langsung oleh Bupati Rokan Hulu H. Sukiman.
Turut hadir dalam acara, Ketua PN Pasir Pengaraian Roni Suata, SH, MH, Perwakilan Kajari Rohul, Kepala Dinas Kesehatan Rohul Drg. Septian Asmarwiyati, M.Kes, Kepala Dinas Kominfo H. Syofwan, S.Sos, Ketua IDI cabang Kampar Dr. Ari Wirasto,MH, ketua IDI periode sebelumnya Dr. Dwi Harry Moiya, SP.B, Direktur RSUD Rokan Hulu Dr. Zuldi Afli, SP.P, beserta Seluruh Direktur Rumah Sakit se Rokan Hulu.
Bupati Rokan Hulu Sukiman Atas nama pemerintah Kabupaten Rokan Hulu mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Rokan Hulu yang baru saja dilantik, dengan harapan momentum pelantikan ini menjadi langkah awal yang baik bagi para dokter yang bertugas di Kabupaten Rokan Hulu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di tengah-tengah masyarakat.
“Berdasarkan data dari IDI, saat ini dokter yang tersebar di Rohul mencapai 295 orang hal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi Positif dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan membantu pemerintah dalam kelancaran pelaksanaan program-program kesehatan dan juga membantu masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatannya,” kata Sukiman.
Sukiman menambahkan, Peran IDI sebagai mitra Pemerintah hendaknya dapat memastikan pelaksanaan program kesehatan berjalan dengan lancar jadi tidak hanya memberikan dukungan teknis tapi juga berperan aktif dalam merancang dan mengimplementasikan berbagai kebijakan kesehatan yang berdampak langsung pada masyarakat.
“Untuk itu IDI hendaknya dapat membantu masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatannya melalui berbagai inisiatif dan program edukasi serta berusaha menjangkau semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali dengan memberikan pengetahuan dan akses yang diperlukan agar setiap individu dapat mencapai kualitas kesehatan yang lebih baik,” jelas Sukiman.
Kemudian lanjut Bupati Sukiman IDI sebagai Profesi yang menjunjung tinggi etika berfungsi untuk memelihara dan membina terlaksananya sumpah dokter serta kode etik kedokteran hendaknya dapat memastikan bahwa setiap dokter memenuhi standar etika yang tinggi dalam menjalankan tugasnya,” tutup Sukiman. (Tra)


