Pekanbaru (Nadariau.com) – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-78, Polda Riau menggelar Doa Bersama Lintas Agama di Aula Tribrata Lantai 5 Mapolda Riau, Jumat (28/06/2024) petang, sekitar pukul 16.00 WIB.
Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting dari instansi pemerintah, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Wakapolda Riau, Brigjen Pol K Rahmadi dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh hadirin dan menekankan dua poin penting.
Pertama, sebagai manusia diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT, sebagai makhluk yang lemah. Allah ingin umatnya selalu berikhtiar. Polri adalah sebuah organisasi besar yang memberikan perlindungan, pelayanan, pengayoman, dan penegakan hukum yang perlu ikhtiar secara nyata dan ikhtiar secara doa.
“Kedua, kita butuh harmonisasi antar umat beragama di tengah-tengah peradaban manusia. Perbedaan tidak menjadi penghalang bagi kebersamaan kita dalam kerukunan. Kerukunan antar umat beragama adalah bagian dari diri kita untuk menjaga ketentraman, keamanan, sekaligus membawa kita dalam kesejahteraan,” kata Brigjen Rahmadi.
Wakapolda juga menekankan pentingnya kolaborasi dan harmonisasi antar umat untuk mewujudkan Indonesia Emas tahun 2045.
“Saya mewakili Kapolda Riau mengajak kita semua merapatkan barisan, untuk menjamin keamanan dan ketentraman kepada seluruh masyarakat,” kata Wakapolda.
Kemudian acara dilanjutkan dengan tausiah singkat dari Ustadz Zulhendri Rais, yang membahas keindahan perbedaan dan pentingnya saling menghargai antar pemeluk agama. Beliau juga menceritakan keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam mengajarkan kesederhanaan dan menjaga persatuan.
Puncak acara ditandai dengan pembacaan doa dari enam pemuka agama yang di mulai dari Agama Kristen Khatolik dengan Pastor Hari Rau dilanjutkan Kristen Protestan dengan Pendeta Viktor Singal Silalahi kemudian agama Hindu dengan Putu Senawa, S.pd, selanjutnya agama Budha dengan Romo Kong on dan Agama Konghucu dengan JS Suwandi, Terakhir Islam dengan Ustad Dr. H. Kasmidi Lc., MA.
Setelah pembacaan doa, Wakapolda Riau memberikan pelakat penghargaan kepada keenam pemuka agama tersebut sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam menjaga kerukunan antar umat beragama.
Kegiatan ini menunjukkan komitmen Polda Riau dalam menjaga keharmonisan dan kerukunan antar umat beragama, sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat menjelang perayaan Hari Bhayangkara ke-78.(sony)


