Sabtu, Maret 14, 2026
BerandaHeadlineGelar Jumat Curhat, Wakapolda Riau Tampung Curhatan Warga Limapuluh

Gelar Jumat Curhat, Wakapolda Riau Tampung Curhatan Warga Limapuluh

Pekanbaru (Nadariau.com) – Wakapolda Riau, Brigjen K Rahmadi kembali menggelar Jumat Curhat diwilayah hukum Polda Riau. Kali ini di gelar di Mapolsek Limapuluh, Jumat (07/06/2024) pagi, sekitar pukul 10.00 Wib.

Dalam sambutannya, Brigjen Rahmadi mengatakan, bahwa Program Jumat Curhat merupakan agenda rutin kepolisian yang digelar setiap Jumat. Tujuannya, menyerap aspirasi warga yang ada di Wilayah Hukum Polda Riau.

“Karena program ini untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan dapat meningkatkan kepercayaan publik pada Institusi Polri,” kata Wakapolda.

Ia berharap dengan kegiatan Jumat Curhat ini lebih meningkatkan kinerja personil Polda Riau dalam melayani dan melindungi masyarakat.

“Saya sangat mengharapkan dengan kegiatan rutin seperti Jumat Curhat ini kinerja Polri khususnya Polda Riau akan lebih baik lagi dalam melayani masyarakat,” harapnya.

Wakapolda menambahkan, bahwa informasi dan saran yang masuk, nantinya akan sesegera mungkin langsung ditindaklanjuti, sehingga harapan masyarakat terhadap kinerja personil Polda Riau kedepannya bisa terwujud.

Usai menyampaikan sambutannya, Brigjen K Rahmadi didampingi sejumlah pejabat utama Polda Riau dan Kapolsek Limapuluh, Kompol Bagus Harry Priyambodo, kemudian mendengarkan keluhan dan sorotan masyarakat terkait peredaran narkoba, konflik sosial, jalan rusak, dampak proyek IPAL, lenyapnya keberadaan Polisi RW hingga tempat hiburan malam (THM) yang ada diwilayah tersebut.

Dihadapan Wakapolda, warga menyampaikan keberatan terkait proyek IPAL yang cukup mengganggu di wilayahnya yang menyebabkan rumah warga menjadi retak-retak. Selain itu warga juga menyorot lenyapnya Polisi RW yang pernah diluncurkan oleh Kapolda Riau pada 14 Juni 2023 lalu.

“Kami hadir disini untuk mendengarkan keluhan-keluhan dan aspirasi masyarakat terkait persoalan-persoalan sosial di lingkungan masing-masing. Tadi kami sudah mendengarkan penyampaian-penyampaian dari warga dan untuk solusinya sudah kami paparkan juga,” kata Brigjen K Rahmadi.

Brigjen K Rahmadi juga berjanji kepada warga untuk mengapresi kepada warga yang telah menyempatkan diri untuk hadir di Jumat Curhat bersama Tim Polda Riau.

“Saya cukup berterima kasih atas masukannya. Ini juga bagian dari pada strategi Bapak Kapolri untuk lejih mendekatkan diri kepada masyarakat,” pungkasnya.

Beni Ardiansyah, Ketua RW 3 Kelurahan Pesisir, Kecamatan Limapuluh menyampaikan bahwa warga di tempatnya merasa terganggu fan dirugikan dengan keberadaan proyek IPAL.

“Ada lebih kurang 33 rumah yang terkena dampak proyek IPAL. Sampai detik ini belum diganti rugi, apalagi rumah tersebut sudah mau roboh. Hanya janji-janji saja sampai detik ini belum terealisasi,” kata Beni.

Menyukapi keluhan soal proyek IPAL ini, Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, AKBP Iwan K Manurung mengatakan, pihaknyabakan mengumoulkan bahan keterangan terkait perihal yang disampaikan tersebut.

“Tentunya ini akan kami tindaklanjuti, namun tim akan meminta keterangan-keterangan terlebih dahulu kepada sekua pihak terkait. Sehingga kita ada gambaran, kalau itu sampai mengganggu lapangan atau warga sekitar tentunya kita akan klarifikasi ke masing-masing warga termasuk ke yang membuat atau pengadaan proyek tersebut,” jelas Iwan K Manurung.

Selain proyek IPAL, warga juga menyoroti tentang tempat hiburan malam (THM) yang berada di wilayah hukum Polsek Limapuluh. Warga mengeluhkan jam buka THM tersebut mengganggu aktifitas warga dalam beribadah salat subuh.

“Sebagian pengusaha sudah melanggar, harusnya jam 00.00 WIB sudah tutup, tapi jam 05.00 WIB masih buka. Kemarin kami sudah bersurat ke Satpol PP tapi tak direspon. Makanya kami minta tolong kepada polisi supaya menyampaikan kepada mereka agar jangan buka sampai pagi,” kata, Ikhwan, salah seorang pengurus mesjid di Kecamatan Limapuh.

Mejyikapi hal ini, Direktur Intelkam Polda Riau, Kombes Efrizal SIK MH mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Polresta Pekanbaru dan Pemko Pekanbaru terkait izin dan jam buka THM tersebut.

“Kami akan menyampaikan pesan ini kepada pemilik tempat hiburan untuk mengikuti aturan-aturan yang telah ditetapkan. Intinya akan kita sampaikan jangan sampai keterlaluan,” pungkasnya.

Sesusai kegiatan dan tanya jawab dengan perwakilan masyarakat, Wakapolda Riau, Brigjen K Rahmadi sempat membagikan bingkisan swmbako kepada warga yang hadir. Brigjen K Rahmadi selanjutnya berpamitan untuk melanjutkan kegiatan di tempat lain.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer