Sabtu, Maret 14, 2026
BerandaIndeksEkonomiCalon Pelanggang Indihome/Indibiz Ngeluh, Modem Tidak Dipasang Sejak April Hingga Sekarang

Calon Pelanggang Indihome/Indibiz Ngeluh, Modem Tidak Dipasang Sejak April Hingga Sekarang

Pekanbaru (Nadariau com) – Calon pelanggan Indonesia Digital Home (Indihome) atau Internet Bisnis (Indibiz) mengeluh, karena modem jaringan belum dipasang pihak Indihome sejak April hingga Juni 2024.

Sementara calon pelanggan Indihome/Indibiz Bunda Leni sudah lama menungu. Namun pihak Indihome/Indibiz sepertinya cuek dan tidak peduli dengan calon pelanggan tersebut.

“Kami heran kenapa sudah dari bulan April lalu sampai sekarang modemnya tidak dipasang. Apakah mereka (Indihome/Indibiz) yang merupakan perusahaan negara itu tidak butuh pelanggan,” keluh Bunda Leni yang beralamat di Jalan Pepaya, Pekanbaru, Riau, Jumat (7/6/2024).

Bunda Leni menjelaskan, sebelumnya April lalu, ia melakukan pendaftaran ke Indihome melalui link Indihome. Beberapa hari kemudian, tim datang pada siang hari memasang kabel jaringan dan memasang modem. Namun sampai sore jaringan belum masuk.

Lalu di konfirmasi pihak marketing Indihome YY. Kata YY jaringan tidak bisa masuk dan modem kembalik ditarik, karena lokasi Bunda Leni pemilik warung makanan berada di lingkungan Rumah Toko (Ruko). Jadi solusinya harus dipindahkan ke Indibiz.

Saat diminta nomor kontak pimpinan untuk di konfirmasi lebih lanjut, YY malah memberikan nomor marketing Indibiz. Kemudian dilakukan komunikasi dengan marketing Indibiz tersebut melalui pesan WhatsAPP. Sementara ketika di telepon tidak mengangkat.

Dalam pengisian link Indibiz selalu gagal, namun saat diminta marketing ini untuk turun ke lapangan tidak mau, ketika ditanya namanya juga tidak mau menyebutkan. Meski gagal pengisian link, jawab marketing tersebut cuma ‘oke’ saja.

“Angkat tangan kita menghadapi pegawai perusahaan pemerintah ini (Anak perusahaan Telkom Tbk). Karena mereka tidak merespon keluhan calon pelanggang. Makanya hingga kini kami juga biarkan saja kabel jaringan itu lengket di warung,” kata Bunda Leni.

Ketidak pedulian kepada pelanggang ini sudah terjadi sejak dulu di Riau. Kadang kesal juga, namun pelanggan sangat butuh jaringan harga tetap dengan pembayaran per bulan.

Salah seorang tokoh pemuda Riau Rian mengatakan, kadang berhembus isu, bahwa dengan mengganggu perasaan pelanggan seperti memberikan pelayanan tidak bagus, maka pelanggan tersebut akan pindah ke provider internet rumah merek perusahaan lain.

“Dengan perpindahan itu, maka provider tersebut akan tumbuh dan berkembang. Sementara, oknum dari Indihome/Indibiz diduga telah bekerjasama dengan pihak provider tersebut. Apakah isu ini betul atau tidak, kita tidak bisa membuktikan. Namun kenyataannya pelayanan Indihome di Riau diduga sangat buruk selama ini,” kata Rian. (alin)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer