Rabu, Maret 4, 2026
BerandaHeadlineTak Terima Rekannya Dianiaya, Ratusan Driver Ojol di Pekanbaru Pukuli 3 Juru...

Tak Terima Rekannya Dianiaya, Ratusan Driver Ojol di Pekanbaru Pukuli 3 Juru Parkir

Pekanbaru (Nadariau.com) – Tak terima rekannya dianiaya, ratusan Driver Ojek Online (Ojol) mendatangi dan memukuli 3 orang juru parkir di Richese Factory yang berada di Jalan HR Soebrantas, Kamis (23/05/2024) siang.

Beruntung ketiga juru parkir tersebut berhasil kabur menyelamatkan diri ke dalam gedung Richese Factory, hingga akhirnya di evakusai oleh petugas kepolisian ke Mapolsek Binawidya.

Salah seorang driver Ojol bernama Jiari mengungkapkan, aksi pemukulan tersebut terjadi karna tak terima rekannya sesama driver ojol dianiaya oleh Jukir tersebut saat mendapat orderan di Richese Factory Panam.

“Jadi teman kami dapat orderan di Richese Factory, saat hendak berangkat korban diminta uang parkir sama Jukir ini. Namun korban tidak ingin memberikan uang parkir,” kata Jiari.

Namun pelaku tetap memaksa korban untuk memberikan uang parkir. Dengan membawa senjata tajam dan menggunakan balok, pelaku menganiaya korban.

“Pelaku ini manggil abang-abangannya karena korban tidak memberi uang parkir. Kemudian korban dianiaya menggunakan senjata tajam dan balok,” katanya.

“Saat ini korban dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka yang cukup parah di bagian kepala. Bagian kepalanya berdarah-darah karena dianiaya,” sambungnya.

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Binawidya, IPTU Santo saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya aksi penganiayan yang dilakukan ketiga juru parkir tersebut.

“Benar dan saat ini ketiga juru parkir tersebut sudah kita amankan di Mapolsek Binawidya guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” kata IPTU Santo.

Saat ini, tambah IPTU Santo, pihaknya masih menyelidiki kasus penganiayaan yang dialami Driver ojol tersebut.

“Untuk kasus penganiayaannya masih kita selidiki, besok kita kabari ya,” tutup IPTU Santo.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Berry Juana Putra mengatakan, aksi pemukulan tersebut bermula saat salah seorang pelaku berinisial AR meminta uang parkir kepada korban bernama Hendrianto (34) namun korban tidak mau membayar uang parkir tersebut.

“Kemudian terjadilah cek cok antara korban dengan pelaku AR, hingga datang pelaku RE dan langsung membenturkan kepalanya kemuka korban dan menampar wajah korban dengan kedua tangan sebanyak 3 kali,” kata Kompol Bery.

Korban kemudian berusaha membela diri dengan mencoba memukul para pelaku namun tidak kena.

Lalu kemudian pelaku AR memanggil ayahnya berinisial EH, EH pun datang sambil sambil bawa celurit.

“Pelaku EH langsung menyandarkan tubuh korban sambil menempelkan celurit. Melihat hal itu driver ojol lainnya datang menarik korban sambil merekam kejadian tersebut dan menyebarkannya ke group WahatsApp mereka sesama ojol hingga ramai dan pelaku pun terpaksa dievakusi polisi ke Mapolsek Binawidya,” kata Kasat.

Kasat menambahkan, korban sudah membuat laporan polisi, saat ini pihaknya masih menyelidiki laporan tersebut.

“Korban sudah melapor dan laporannya masih masih kita selidiki,” tutup Kasat.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer