Kamis, Maret 5, 2026
BerandaHeadlineBertaruh Nyawa, Personil Polres Rohil Gelar Patroli di TPS Rawan Konflik

Bertaruh Nyawa, Personil Polres Rohil Gelar Patroli di TPS Rawan Konflik

Rohil (Nadariau.com) – Kapolres Rokan Hilir AKBP Andrian Pramudianto mengutus anggota Polsek Sinaboi untuk menggelar patroli ke daerah perbatasan dan terpencil yang menjadi lokasi rawan konflik saat Pemilu. Tak sembarangan, polisi harus melewati lokasi buaya yang sering bertengger di sungai menuju lokasi.

“Masyarakat sering melihat buaya di sungai itu. Jadi anggota harus hati-hati dan waspada saat menyusuri sungai menuju 3 desa rawan konflik saat Pemilu,” kata AKBP Andrian Pramudianto, Minggu (17/12/2023)

AKBP Andrian tak ingin ada celah saat pelaksanaan Pemilu 2024 nantinya. Karena itu, dia melakukan upaya antisipasi Penolakan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di sejumlah daerah perbatasan antara Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) dengan Kota Dumai yakni Teluk Dalam, Mekar Sari, dan Senepis.

Bukan tanpa sebab, berdasarkan sejarah dulunya pada pemilu sebelumya sempat adanya penolakan terkait pendirian Tempat Pemungutan Suara (TPS) di tiga desa itu.

Penolakan pendirian TPS tersebut dilatarbelakangi kekhawatiran dari calon legislatif dari Kota Dumai akan suara ganda pada pemilihan legislatif terebut. Karena lokasi yang dimaksud merupakan wilayah perbatasan yang masuk ke wilayah Polsek Dumai, namun banyak pemilih mengantongi KTP Rohil.

“Itu tiga desa berada di wilayah Kota Dumai, tapi warganya KTP Rokan Hilir,. Makanya rawan terjadi pemilihan ganda,” kata AKBP Andrian.

Sementara, Kapolsek Sinaboi AKP Juliandi yang diutus Kapolres Rohil langsung bergerak cepat. AKP Juliandi dan anak buahnya melakukan langkah antisipasi penolakan pendirian TPS Teluk Dalam, Mekar Sari, dan Senepis.

Polisi melakukan monitoring dan patroli ke tempat tersebut sebagai upaya antisipasi penolakan Pilkada sebelumnya.

“Kita tak ingin kejadian yang sama terulang kembali, makanya saya diutus pak Kapolres untuk melakukan pertemuan dengan PPK Kecamatan, dan sudah melakukan kroscek di lokasi tersebut,” kata AKP Juliandi.

AKP Juliandi berharap Pilkada 2024 nantinya di wilayah Mekar Sari, Teluk Dalam, dan Senepis tidak ada lagi penolakan terkait pendirian TPS nantinya. Semoga Pilkada berjalan dengan lancar, sukses, dan demokrasi.

“Tiga lokasi ini masuk wilayah Polsek Dumai, namun masyarakat banyak yang memiliki KTP Rohil sehingga memilih di Rohil,” jelasnya.

Untuk mendatangi 3 TPS tersebut bukanlah hal yang mudah. Lokasi TPS 06 dan TPS 07 jarak dari Polsek Sinaboi lebih 20 kilometer dengan kondisi jalan timbunan tanah. Ketika hujan hanya bisa dilewati mengunakan bot kayu atau sampan kayu mencapai lokasi mencapai waktu 1 hingga 2 jam.

Sedangkan untuk menuju TPS 08 hanya bisa dilewati dengan mengunakan speedboat melalui jalur laut dengan waktu 1 jam waktu keberangkatan tergantung pada air pasang surut.

TPS 06 beralamat di Jalan lintas Sinaboi-Dumai RT 10 Kepenghuluan Darussalam, jumlah DPT 202. Kemudian TPS 07 beralamat di Jalan Sinaboi – Dumai RT 13 Kepenghuluan Darussalam jumlah DPT 125, TPS 08 beralamat di Jalan Laksmana Senepis RT 05 Kepenghuluan Darussalam
Jumlah DPT 132.

“Sampai saat ini tidak ada penolakan dari masyarakat Dumai seperti pemilu yang dulu. Sehingga pelaksanaan pemilu nantinya berjalan aman dan lancar seperti yang sama-sama kita harapkan,” kata AKP Juliandi.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer