Senin, Mei 11, 2026
BerandaHeadline1062 Wisuda ke XXV Merupakan Jumlah Terbanyak Sejak UMRI Berdiri

1062 Wisuda ke XXV Merupakan Jumlah Terbanyak Sejak UMRI Berdiri

Pekanbaru (Nadariau.com) – Sejak Universitas Muhammadiyah berdiri tahun 2008 lalu, tahun 2023 merupakan jumlah wisudawan terbanyak. Dimana hari ini, Sabtu (11/11/2023) UMRI telah mewisudah sebanyak 1.062 di SKA Co Ex Pekanbaru. Periode pertama sebelumnya ditahun yang sama jumlah wisuda yakni 1000 orang.

Rektor UMRI Saidul Amin mengatakan, wisuda kali ini menjunjung tema Alumni SMART mencerahkan Semesta. SMART adalah akronim dari spirituality, mobility, Accountability, Responsibility dan Togetherness.

Diharapkan mereka bisa jadi orang yang memiliki iman yang kokoh, bertanggungjawab, peka di tengah masyarakat, senantiasa mengetengahkan kebersamaan di tengah masyarakat. Mereka itu adalah orang yang menyelesaikan masalah, bukan bagian dari masalah.

“Jadi wisuda kali ini adalah suatu kebanggaan bagi kita. Dimana alumni kita sudah bertambah banyak dan dapat menjadi pencerah di lingkungan masyarakat,” kata Saidul Amin dalam pidatonya.

Pada wisuda saat ini, UMRI menetapkan tiga orang Wisudawan Terbaik. Untuk program Diploma 3 (D3) diraih oleh Rengganis Diva Darmawani dari Prodi D3 Keuangan Perbankan dengan IPK 3,88.

Sementara dari program S1 ada dua orang yaitu Nella Ayu Novia dengan IPK 3,93 dari Prodi Akuntansi serta Sheeba Ayuningtyas Hutapea dengan IPK 3,93 dari Prodi Ekonomi Pembangunan. Ketiga wisudawan terbaik menerima penghargaan khusus yang diserahkan Rektor UMRI Saidul Amin.

Rektor juga memaparkan, bahwa ada sejumlah proyek yang akan diresmikan di Kampus UMRI termasuk bangunan Asrama UMRI yang memakan dana Rp19 miliar dan akan diresmikam dalam waktu dekat.

Rencananya, asrama itu akan ditempati oleh mahasiswa asal daerah dan mahasiswa dari luar negeri.

Kemudian, UMRI juga mendapat bantuan dari PT Pertamina Hulu Rokan untuk pembangunan ekoriparian dan pintu gerbang kampus. Anggarannya mencapai Rp 10 miliar. Rektor mengklaim, gerbang kampus yang nantinya bermotif kapal lancang kuning akan jadi yang termegah di Riau.

Terakhir, pembangunan gedung Tajwid Center yang berasal dari wakaf. Rektor berharap, tahun ini, gedung itu bisa diselesaikan.

“Selain itu, Rektor juga menyampaikan mulai tahun ini UMRI memiliki program Pascasarjana Manajemen dan Kewirausahaan. Tahun ini, UMRI sudah mulai menerima mahasiswa baru,” terang Saidul Amin.

Hak senada juga disampaikan Sekretaris BPH UMRI Prof Dr Ir H Ari Sandhyavitri MSc. Ia mengatakan, UMRI juga sedang berupaya mendirikan Fakultas Kedokteran.

“Dia bermohon kepada para wisudawan dan para orangtua untuk berdoa agar Fakultas Kedokteran segera terwujud,” kata Prof Ari.

Sementara Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau, Abunawas berpesan, setelah menyelesaikan pendidikan di UMRI, para wisudawan jangan puas dengan gelar S1. Jika kondisi memungkinkan, haruslah melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi.

“Rektor UMRI menyerahkan piagam penghargaan kepada pemuncak wisuda S1 dan D3,” kata Abu.

Plt Gubernur Riau, Edy Natar Nasution yang hadir langsung mengucapkan selamat kepada wisudawan. Diharapkan apa yang dipelajari saat studi bisa mempertajam, memperdalam dan memperluas pengalaman dalam menjalani kehidupan.

Saat ini, tambahnya, kita berada pada masa teknologi revolusi. Era ini ditandai dengan Penggunakan TI di hampir semua bidang kehidupan. Baik pemerintahan, keamanan, kesehatan, pendidikan dan lainnya. Untuk itu Pemprov selalu berupaya dan bersinergi dengan perguruan tinggi dalam pembangunan pendidikan di Riau.

Pembangunan membutuhkan generasi yang cerdas intelektual dan spiritualnya. Inilah yang mendorong sumber daya manusia Riau mampu bersaing.

“Karena itu, sejak 2019, Pemprov Riau telah mengucurkan ratusan miliar beasiswa untuk mahasiswa Riau,” kata Edy Natar.

Pada momen ini, UMRI juga memberikan penghargaan kepada mantan Gubernur Riau yang juga Ketua Dewan Penyantunan UMRI, Saleh Djasit. Kemudian kepada Ketua BPH UMRI, Prof Dr Nazir Karim. (alin)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer