Pekanbaru (Nadariau.com) – Lima orang Mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Kota Pekanbaru langsung menceburkan diri mereka ke danau yang ada di sekitar di Stadion Utama Riau, menghindari serangan lebah yang mengejarnya.
Beruntung nyawa para mahasiswi tersebut berhasil diselamatkan oleh anggota Polsek Tampan yang langsung turun ke TKP usai menerima laporan dari Call Center 110 Polresta Pekanbaru, Rabu (18/10/2023).
Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Jefri RP Siagian saat dikonfirmasi wartawan melalui Kapolsek Tampan, Kompol Asep Rahmat membenarkan adanya laporan tersebut.
“Benar saat ini kelima mahasiswi tersebut sudah berada dirumah masing-masing usai mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Awal Bros Panam,” kata Kapolsek, Rabu (18/10/2023).
Kapolsek menjelaskan, peristiwa tersebut bermula saat lima Orang Mahasiswi UIR tersebut datang ke Stadion Utama Riau Jalan Naga Sakti, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Binawidya untuk Berolahraga dan berfoto.
“Sesampai disana mereka masuk kedalam semak-semak untuk mencari Objek foto yang bagus, namun tidak berapa lama mereka berada disana, mereka langsung diserang sekumpulan Tawon,” kata Kompol Asep.
Untuk menghidar dari serangan Tawon, tambah Kapolsek, mahasiswi tersebut lansung menyeburkan diri kedanau yang ada distadiun utama Riau, menjelang mendapatkan pertolongan.
“Mahasiswi tersebut meminta pertolongan dengan cara menelpon Call Center 110 Polresta dan langsung diterima oleh operator, kemudian Operator Call Center 110 lansung menghubungi Polsek setempat yaitu Polsek Tampan,” kata Kapolsek.
Usai menerima laporan tersebut, lanjut Kapolsek, dirinya langsung memerintahkan Ka SPK dan Piket Piket Patroli mendatangi TKP untuk menyelamatkan mahasiswi tersebut.
“Sesampainya di TKP Ka Spk dan Piket Patroli langsung melakukan penyelamatan dan didapat Dua orang Mahasiswi Pingsan dan Tiga Masiswi terjun kedalam Danau yang ada distadiun utama Riau,” katanya.
Ka Spk dan Piket Patroli Polsek Tampan Lansung membawa mahasiswi tersebut ke Rumah Sakit Awal Bross Panam, sesampai dirumah sakit Mahasiswi lansung ditangani oleh dokter.
“Selain itu, anggota juga mengamankan barang-barang mahasiswa yang tertinggal di TKP berupa Hendpone, Pakaian dan Sepeda motor untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” tutup Kapolsek.(sony)


