Pekanbaru (Nadariau.com) – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, mengamanakan seekor anak beruang madu berumur sekitar sebulan dan dirawat di Pusat Penyelamatan Satwa (PPS).
Dokter hewan BBKSDA Riau, drh Rini Deswita mengatakan, anak beruang tersebut diterima BBKSDA Riau, Senin (24/07/2023) kemanren, dari Kantor Bidang KSDA Wilayah I Rengat.
“Anak beruang tersebut kita terima dari dari Kantor Bidang KSDA Wilayah I Rengat,” kata drh Rini Deswita.
Rini menjelaskan, sebelumnya anak beruang tersebut ditemukan warga Desa Seberida, Kecamatan Batang Gangsal, Kabupaten Indragiri Hulu
“Masyarakat menemukan anak beruang tersebut ketika membuka lahan perkebunan dan ditemukan anak beruang yang kemungkinan besar ditinggal oleh induknya, kemudian anak beruang tersebut dibawa oleh masyarakat untuk dipelihara selama kurang lebih sebulan, kemudian anak beruang diserahkan ke Bidang Wilayah I, kemudian Bidang Wilayah I menyerahkan kepada kita di sini, karena di sini ada tempat perawatan,” kata Rini.
Rini menambahkan, saat ini anak beruang berjenis kelamin jantan dengan berat lebih kurang 760 gram dalam kondisi sehat sudah bisa minum susu dan akan dipelihara sampai bisa layak dilepasliarkan nantinya.
“Saat ditemukan kondisinya masih bayi belum buka mata, lokasi tempat penemuan itu memang merupakan habitat beruang dan merupakan tempat habitat satwa liar lainnya,” katanya
Rini menambahkan, apabila melihat anak hewan liar di habitatnya jangan langsung mengambilnya, namun lebih baik dibiarkan saja dan dipantau dari jauh, karena biasanya induknya tidak jauh dari sana.
“Mungkin saja induknya lagi memindahkan anaknya yang lain dan akan Kembali lagi,” katanya.(sony)


