Pekanbaru (Nadariau.com) – Bersempena tahun baru Islam 1 Muharram 1445 Hijriah, Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) mengadakan tabligh akbar dengan menghadirkan guru pengajian, yaitu Ustadz Dr Adi Hidayat LC MA, Kamis (20/7/2023).
Tabligh akbar ini, dihadiri oleh Anggota DPR RI Dr Achmad, Mantan Ketua DPRD Riau Khaidir, Mantan Sekda Riau Ahmad Hijazi, Ketua PWM Riau Dr Hendri Sayuti MAg dan para tokoh serta para dosen, mahasiswa UMRI dan warga Muhammadiyah.
Dalam acara besar ini, Rektor UMRI Dr Saidul Amin mengatakan, sudah menjalin kerjasama dengan yayasan pendidikan Ustadz Adi Hidayat, yakni dibidang penghafal Al-Quran. Dengan kerjasama ini, diharapkan bisa meningkat Sumber Daya Manusia (SDM) dibidang penghafal Al-Quran.
Kemudian, UMRI juga sedang menggesa pembangunan gedung Tajdid Center dengan kekuatan wakaf. Dengan hadirnya gedung ini, bisa menjadi sarana mahasiswa untuk menjadi tempat mengaji dan menghafal Al-Quran.
“Di level apa pun kita, anak kita diharuskan bisa menjadi penghafal Al-Quran, apalagi mahasiswa. Jika lulusan UMRI banyak yang menjadi penghafal Al-Quran, tentu dunia ini akan menjadi indah, melalui lantunan-lantunan ayat suci Al Quran disetiap saat dan disetiap tempat,” kata Saidul Amin.
Dalam ceramahnya, Ustadz Adi Hidayat menyampaikan, sebagai kampus Islam, UMRI harus bisa melahirkan alumni-alumni tahfiz Al-Quran. Sehingga dalam prosesi wisuda setiap tahun, UMRI tidak hanya melahirkan lulusan yang cumlaude saja, tapi juga ada lulusan yang berhasil menghafal 30 juz Al-Quran.
Sementara Yayasan Adi Hidayat bekerjasama dengan beberapa negara sedang membangun Sekolah Pendidikan Agama Islam pertama di Negara jepang. Diharapkan kedepannya, dinegara ini banyak melahirkan penghafal Al-Quran.
Menurut Adi Hidayat, semakin tinggi ilmu seseorang, tanpa didasari iman dan mental yang kuat, maka manusia itu akan gelisah dan stres. Namun dengan pendidikan Islam, maka kita bisa meningkatkan keimanan manusia diseluruh Dunia.
“Teori ini sudah saya tulis dalam makalah kedoktoran saya. Maka semakin tinggi pendidikan seseorang, maka ia harus bisa meningkatkan ilmu agama. Karena melalui agama, kita akan dituntun dan dibimbing untuk berhasil di dunia dan berhasil di akhirat serta mendapatkan Surga Firdaus,” kata Ustadz Adi Hidayat.
Selanjutnya, Ustadz Adi Hidayat meminta kepada pihak UMRI untuk meningkatkan penguasaan berbagai bahasa dan hafalan Al-Quran. Nanti bagi mahasiswa yang dianggap mampu bisa dikirim belajar ke luar negeri.
“Jadi kami akan memilih mahasiswa yang berkualitas untuk dikirimkan belajar ke luar negeri. Namun kita minta, jangan pula berpindah kewarga negaraan. Sebab kejadian ini sudah sering terjadi, telah diberi beasiswa belajar diluar negeri, malahan mereka pindah kewarga negaraan,” ujar Ustadz Adi Hidayat. (alin)


