Dumai (Nadariau.com) – Festifal E-Craf di Bandar Bakau Tuk Wis, yang digagas oleh Lesgislator asal Dumai Eddy A Mohd Yatim dan Dinas Pariwisata, diapresiasi oleh Walikota Dumai Paisal SKM MARS. Program kreatif yang banyak menampilkan program seni, dan worshop keilmuan tentang Urban Mangrove, Bengkel Seni Acting dan Tari, berlangsung selama empat hari.
“Sebuah apresiasi setinggi-tingginya kepada Pak Ketua Komisi I, abang kami Eddy A Mohd Yatim,Sos,MSi. Telah menampilkan program Festifal E Craf, merangkul seniman Riau dan Dumai. Selamat datang bang Edi, di kota Dumai, kota IDAMAN. Kami yakin, bang Edi adalah salah satu wakil kami yang sangat peduli, bersama-sama membangun kota Dumai ini. Buktinya, malam ini kita saksikan, bagaimana hadir stand pameran bagi pelaku UMKM, selama kegiatan. Ini adalah sebuah kabar gembira kami pasca masa covid yang cukup lama, dan menjadi momen bagi kami untuk menampilkan Urban Mangrove di tengah kota Dumai. semoga spirit ini, dapat kami lanjutkan, dengan menjadikan festifal mangrove Tuk wis sebagai even tahunan,” ucap Walikota Dumai H Paisal,Skep Kemarin dalam agenda pembukaan, Rabu (21/6) Dumai.
Pidato sang Walikota pun langsung disambut tepuk riuh undangan dan sejumlah tamu undangan dari DPRD Riau, dan Dinas Pariwisata Provinsi.
“Kita menyambut harapan Tuk Darwis, yang menginginkan agar Bandar Bakau Dumai agar dikenal dunia, sebuah harapan yang sangat besar, kita dukung, karena ini salah satu paru-paru dunia, dan kebanggaan kota Dumai. Mari kita jaga dan kita lestarikan. Saya berharap spirit Pak Walikota yang ingin menjadikan ini event tahunan. Sebuah dorongan yang sangat tepat”Ucap Eddy A Mohd Yatim,Sos,MSi anggota DPRD Riau komisi I.
Eddy Yatim juga menuturkan, bukan hanya panggung seni, nuasa akademik di event ini juga ditonjolkan, ini terbukti dengan dihadirkannya pemateri Prof Yusmar Yusud, Dr Meizi Heryanto, Dawami albukitbatu SIP,MSI.
“Para akademisi itu kita hadirkan untuk mengelaborasi tema, Mangrove Perkotaan-Urban Mangrove, dalam siasat kreatifitas dan alert system Kebencanaan, Keserempakan kesadaran kosmik tentang Ruang ruang kreatif,”ucap Eddy A Mohd Yatim.
Dikatan legislatif asal Dumai ini, dengan diskusi ini diharapkan lahir sebuah gagasan yang akan mendorong Urban Mangrove Kota Dumai menuju salah satu lokasi terbaik.
Dalam event ini cukup menjadi perhatian adalah, adanya pembubuhan tanda tangan, dukungan sejumlah unsur kota Dumai. Agar seniman terus berkarya dalam festifal E Craf, selain itu juga adanya deklarasi Pemuda Anti Narkoba sebagai bahagian dukungan terhadap program, Bakau Kampung Tangguh ?Anti Narkoba Dumai. (Advetorial)


