Pekanbaru (Nadariau.com) – Wisuda ke – 24 Sarjana dan Diploma III (DIII) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) tahun 2023 bertemakan ‘Mencerdaskan Bangsa dan Mencerahkan Semesta’. Kegiatan wisuda ini dilaksanakan di gedung SKA Co Ex Pekanbaru, Rabu (17/5/2023).
Rektor UMRI, Dr Saidul Amin MA mengatakan, tema ini bermakna bagaimana para sarjana UMRI bisa membangun daerah maupun bangsa dengan bekal ilmu yang sudah dipelajari di kampus. Kemudian bagaimana mereka dapat menjalankan dakwah Islami ke pelosok daerah serta menjaga persyarikan Muhammadiyah dengan baik.
Pasalnya saat ini, dunia pendidikan banyak menghadapi tantangan. Diantaranya adalah dampak globalisasi yang memaksa semua pihak harus mengikuti standar global. Selanjutnya ada terjadi disrupsi yang mengubah karakter manusia.
Untuk itu, semua harus inovatif, kreatif dan konstruktif dalam menyikapinya agar tak tergilas dari perubahan itu. Menurut dia, era 5.0 kini tak terelakkan. Robotisasi dari era ini membuat sejumlah aktivitas manusia tergantikan oleh robot.
Sementara, era digitalisasi 5.0 membuat teknologi tak terpisahkan dengan manusia. Bila tidak siap, manusia akan digantikan dengan teknologi. Karena itulah, UMRI mencoba memberikan solusi dengan mengutamakan kegiatan keagamaan yang integratif antara ilmu dan keimanan.
“Untuk itu saya meminta para wisudawan bisa menjadi duta Muhammadiyah di tengah masyarakat dengan mensyiarkan Islam yang sebenarnya. Karena itu, saya ingin wisudawan menjadi pribadi yang membangun bangsa dan mencerahkan semesta,” kata Saidul Amin dalam pidatonya.
Kepala LLDikti Wilayah X, Afdalisma mengatakan sangat kagum dengan perkembangan UMRI, baik dalam kualitas pendidikan, peningkatan jumlah mahasiswa maupun penambahan bagunan yang sangat pesat.
Berdasarkan data di LLDikti, UMRI merupakan kampus yang telah mengimplementasikan program pemerintah dari Kemendisbudridtek melalui Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). UMRI merupakan kampus swasta yang angkanya terus meningkat dan berkembang.
“Sangat kami akui, perkembangan Kampus UMRI sangat pesat dan cepat. Perkembangan ini tidak lepas dari tangan Rektor beserta jajarannya yang sangat bagus. Hal ini sangat kami akui dengan baik,” kata Afdalisma.
Sementara, Wakil Ketua Majelis Dikti Litbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Dr Khudzaifah Dimyati yang hadir dalam wisuda ke XXIV menyampaikan bahwa banyak perubahan yang signifikan dialami UMRI melalui kepemimpinan Rektor Saidul Amin.
Dia melihat bagaimana UMRI terus berupaya membangun sarana dan prasarana, seperti pembangunan gedung. Kemudian, hubungan kerjasama dengan pemerintah provinsi pun baik.
Seiring dengan itu, UMRI juga telah menjalin hubungan kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi di luar negeri. Hal ini, terangnya, sebagai pembuktian bahwa UMRI sudah layak menjadi perguruan tinggi yang diperhitungkan.
Sementara, Gubernur Riau yang diwakili Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Riau, Dr Arden Simeru menyampaikan tahniah kepada seluruh wisudawan yang dikukuhkan hari ini.
“Pemerintah berharap, wisudawan mampu berdikari dan membuka lowongan pekerjaan. Karena, kesempatan bekerja di pemerintah masih terbatas. Alumni UMRI juga diharap terus melanjutkan proses belajar. Karena belajar itu tidak ada batasnya,” kata Arden.
Selanjutnya, Wakil Rektor I UMRI Dr Wirdati Irma SPd MSi menjelaskan, jumlah wisudawan ada sebanyak 419 orang. Wisudawan ini berasal dari 7 fakultas dan 20 program studi (Prodi). Jika dirinci yakni dari Fakultas Teknik 65 orang, Fakultas MIPA dan Kesehatan 33 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis198 orang, Fakultas Ilmu Komputer 57 orang, Fakultas Ilmu Komunikasi 34 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 19 orang dan Fakultas Hukum 13 orang.
Sedangkan lulusan dengan predikat cumlaude ada sebanyak 23 orang . Yang keluar sebagai Pemuncak Universitas adalah Junaris Alfianto SKom dari Fakultas Ilmu Komputer dengan IPK 3,91,” jelas Dr Irma. (Galeri)










