Kamis, Maret 5, 2026
BerandaIndeksHukrimDiduga Berduel, Dua Orang Pria di Pekanbaru Ditemukan Terkapar Bersimbah Darah, Satu...

Diduga Berduel, Dua Orang Pria di Pekanbaru Ditemukan Terkapar Bersimbah Darah, Satu Diantaranya Tewas

Pekanbaru (Nadariau.com) – Warga disekitar Danau Bandar Khayangan (Danau Buatan), Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Minggu (09/04/2023) pagi, mendadak heboh dengan penemuan dua orang pria terkapar bersimbah darah, satu diantaranya tewas sementara seorang lagi kritis dengan kondisi lemas meminta bantuan.

Diduga kedua korban yang diketahui masing-masing bernama Deri Kurniawan (25) korban tewas dan Novaldi (25) sebelumnya terlibat baku hantam di sekitar Danau Buatan Dermaga, hingga ditemukan oleh warga yang berada disekitar lokasi.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Andrie Setiawan saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, saat itu warga sekitar melihat ada 2 orang yang sedang berbicara dengan nada biasa, sehingga warga tidak ada merasa curiga.

Sekitar pukul 10.00 Wib, warga lainnya yang sedang menuju Danau Buatan melihat satu orang laki-laki dalam keadaan lemas dan pakaian berlumur darah meminta tolong. Kemudian warga tersebut menyampaikan kejadian tersebut ke penjaga pintu masuk Danau Buatan.

“Sekitar pukul 10.30 Wib, penjaga menerima laporan dari pengunjung Danau Buatan, bahwa di TKP ada melihat seseorang dalam keadaan pakaian berdarah dan terbaring di tepi jalan Dermaga,” kata Andrie.

Selanjutnya, penjaga pintu danau menuju TKP dan melaporkan kejadian ke pimpinan. Kemudian menghubungi Bhabinkamtibmas Sungai Ambang, Aiptu Ismerianto dan menghubungi piket SPKT Polsek Rumbai Pesisir.

Kemudian, sekitar pukul 11.30 Wib. Tim yang dipimpin langsung oleh Kasatreskrim Polresta Pekanbaru beserta anggota identifikasi melakukan Giat olah TKP dan mengamankan lokasi kejadian.

Selanjutnya petugas membawa korban kritis dengan keadaan lemas dan pakaian penuh darah ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan pertolongan medis, dan kemudian membawa korban meninggal dunia ke RS Bhayangkara guna lakukan otopsi.

Untuk motif dan penyebab peristiwa itu terjadi, Kompol Andrie mengatakan sampai saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan dan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan saksi dan bukti.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan pengembangan terhadap peristiwa tersebut,” tutup Kasat.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer