Pekanbaru, Nadariau Com – Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Riau Raharjo Budi Kisnanto, SH., MH hadiri acara Greget Campursari yang disiarkan secara langsung oleh LPP RRI Pekanbaru, bertempat di Studio RRI Pekanbaru, Pada Senin 30 Januari 2023 sekira pukul 20.00 Wib.
Hadir dalam kegiatan tersebut yaitu Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Riau Raharjo Budi Kisnanto, SH., MH, Pengurus IKB, Kumpulan Wong Sragen dan Perhimpunan Mahasiswa Jawa Riau.
Dalam sambutannya Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Riau Raharjo Budi Kisnanto, SH., MH menyampaikan mari melestarikan budaya asli bangsa indonesia dengan melestarikan budaya akan menangkal paham radikalisme serta mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.
” istilah campursari dalam dunia musik Indonesia mengacu pada campuran beberapa genre musik kontemporer Indonesia,” Jelasnya.
Kata Asisten Intelijen Kejati Riau itu nama campursari diambil dari bahasa Jawa yang sebenarnya bersifat umum. namun musik campursari di wilayah Jawa bagian tengah hingga timur khususnya terkait dengan modifikasi alat-alat musik gamelan sehingga dapat dikombinasi dengan instrumen musik barat, atau sebaliknya.
Menurut dia, dalam kenyataannya, instrumen-instrumen ‘asing’ ini ‘tunduk’ pada pakem musik yang disukai masyarakat setempat Langgam jawa dan gending.
” Musik campursari juga berfungsi sebagai pengungkapan emosional, penghayatan estetika, hiburan, komunikasi reaksi jasmani, serta fungsi pengintegrasian masyarakat,” Tandasnya.( Kasi Penkum Kejati Riau / Kepala Seksi Intelijen Kejari Rohil / Said)***


