Sabtu, Maret 14, 2026
BerandaHeadlinePH Kades Sungai Santi Budi Harianto : Tudingan Miring itu Tidak Tepat...

PH Kades Sungai Santi Budi Harianto : Tudingan Miring itu Tidak Tepat ke Pejabat Baru

Pekanbaru (Nadariau.com) – Terkait tudingan miring yang dialamatkan kepada Kades Sungai Santi Kecamatan Kampar Kiri Hulu beberapa waktu lalu mendapat respon dari penasehat hukum PJ Kades Sungai Santi Budi Harianto.

Menurut Budi, tudingan itu tidak tepat. Karena pembagian dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) sudah sesuai mekanisme. Dimana sebelumnya, BLT Desa Sungai Santi memang diusulkan 90 Kepala Keluarga (KK). Hal ini sesuai aturannya ada 40% dari Anggaran Dana Desa (ADD) harus dialokasikan untuk BLT.

“Namun setelah didata ulang, dinilai yang pantas menerima BLT hanya 67 KK. Sehingga kelebihannya dikembalikan lagi ke negara. Semua proses itu ada Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) dan pengelolan anggaran dikelola secara transparan tidak ada yang disembunyikan,” kata Budi, Kamis (29/12/2023).

Lanjut Budi, terkait pemotongan yang di duga dilakukan oknum perangkat desa, hal itu belum diketahui oleh Pj Kades. Karena klien kami tersebut baru menjabat sebagai PJ kades, jadi belum mengetahui pasti apa persoalan sebelumnya.

Permasalah ini merupakan informasi penting, maka tentunya Budi selaku PH Pj Kades mengucapkan terimakasih atas informasi tersebut. Untuk itu, PJ Kades selaku pejabat baru maupun selaku camat Kampar Kiri Hulu akan mengecek kebenarannya. Jika di temukan ada pelanggaran tentu ada sanksi nantinya.

Namun sangat di sayangkan tudingan miring dan tendensius itu saat ini juga telah di publis di salah satu media. Hal ini tentunya kita selaku penasehat hukum akan menempuh langkah langkah hukum sesuai dengan aturan main pers.

“Salah satu langkah yang diambil yaitu melayangkan hak jawab ke media tersebut. Upaya ini untuk menjaga marwah dan martabat klien kami. Namun apabila hak jawab kami tidak dimuat, tentu kami akan mengambil langkah hukum lainnya,” tegas pengacara Kondang di Riau ini. (olo)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer