Inhu (Nadariau.com) – Menjelang perhelatan Pemilu 2024, Partai Golkar Karya (Golkar) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhul) mengusulkan penambahan Daerah Pemilihan (Dapil) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Diantara pertimbangan penambahan Dapil ini yaitu, kenapa Batang Cenaku dan Rakim Kulit itu digabung menjadi satu Dapil. Namun karena jarak tempuh dan kondisi geografis dari alamnya, maka anggota DPRD Kabupaten itu tidak efektif mewakili tiga kecamatan di sana.
Sekretaris DPD Golkar Inhu Sukirno mengatakan, beberapa waktu belakangan, ada video viral beredar di jalan lintas selatan. Artinya, kalau Seberida dan Batang Gangsar itu dijadikan satu Dapil, tidak menghalangi tugas anggota DPRD kabupaten.
“Itu satu hamparan yang kondisi seburuk apapun anggota DPRD dari Dapil tersebut tidak terhalang melaksanakan kerjanya. Begitu juga dengan Batang Cenaku dan Rakit Kulim,” kata Sukirno, Kamis (1/12/2024).
Kejadian alam terjelek pun, putus pun jalan anggota DPRD masih bisa melaksanakan tugas-tugas mereka. Karena antara Batang Cenaku dan Rakit Kulim itu satu hamparan yang memang gampang jarak tempuhnya dan infrastrukturnya sudah dibangun.
“Makanya kami memutuskan dan mengusulkan agar terjadi pemerataan dalam pelaksanaan tugas anggota DPRD nantinya. Itulah salah satu pertimbangan kenapa Rakit Kulim Kulim dan Batang Cenaku itu digabung,” kata dia.
Kemudian, ada wilayah eks transmigrasi yang terpisah dari kelompoknya. “Satu juga pertimbangannya bahwa, ada desa namanya Desa Bukit Indah atau DK5 kalau kita kenal dengan daerah eks transmigrasi itu, itu terpisah dari rombongannya. DK1, DK2, DK4, DK6. DK5 terpisah, ikut ke Kecamatan Rakit Kulim,” paparnya.
Ini Usulan penambahan Dapil oleh Golkar Inhu beserta Rinciannya :
INHU 1 (10 kursi)
Rengat
Rengat barat
Kuala cenaku
INHU 2 (8 KURSI)
Seberida
Batang Gansal
INHU 3 (7 KURSI)
Kelayang
Peranap
Batang peranap
INHU 4 (9 Kursi)
Pasir Penyu
Lirik
Lala
LBJ
INHU 5 (6 kursi)
Batang Cinaku
Rakit Kulim
(rio)


