Minggu, Maret 8, 2026
BerandaIndeksHukrimTak Terima Rekannya Dianiaya, Ratusan Driver Ojol Gelar Aksi solidaritas di depan...

Tak Terima Rekannya Dianiaya, Ratusan Driver Ojol Gelar Aksi solidaritas di depan Mapolresta Pekanbaru

Pekanbaru (Nadariau.com) – Tak terima rekannya dianiaya, ratusan Pengemudi Ojek Online (Ojol), Senin (14/11/2022) sore, sekitar pukul 16.30 Wib, melakukan aksi solidaritas di depan Mapolresta Pekanbaru.

Ratusan driver Ojol tersebut memadati Mapolresta Pekanbaru untuk melaporkan dugaan aksi penganiayaan dan pengeroyokan yang dilakukan beberapa orang security di komplek perumahan Citra Land Pekanbaru yang berada di jalan Soekarno Hatta, Pekanbaru, terhadap rekannya sesama Ojol.

Ketua Satgas Gojek Pekanbaru, Iwan saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, aksi solidaritas yang mereka lakukan ini untuk mengawal rekan mereka membuat laporan ke Mapolresta Pekanbaru.

“Aksi yang kami lakukan saat ini merupakan aksi solidaritas mengawal rekan kami membuat laporan aksi penganiayaan serta pengeroyokan yang dilakukan oleh sekelompok security di kompleks perumahan Citra land Pekanbaru,” kata Iwan saat di jumpai wartawan.

Iwan menjelaskan kejadian tersebut berawal saat rekan mereka mengantarkan orderan makanan di komplek tersebut, namun pada saat keluar dari komplek perumahan, pihak security menghentikan korban dan melakukan pemeriksaan yang dianggap terlalu berlebihan.

“Hal tersebut menyebabkan terjadinya cek cok antara korban dengan pihak security. Namun, entah apa penyebabnya rekan kami langsung dipukul dan di keroyok oleh beberapa orang security yang berjaga pada saat itu,” kata Iwan.

Pada saat kejadian, lanjut Iwan, kebetulan ada driver ojol yang lain yang juga mengantarkan orderan makanan di tempat tersebut melihat dan merekam aksi pengeroyokan tersebut lalu menyebarkannya ke group WhatsApp

“Karena sudah ada rekaman bukti yang viral di sosial media, driver-driver lain yang pernah mengalami hal serupa langsung turun sebagai bentuk solidaritas,” katanya.

Usut punya usut, hal tersebut tak sekali terjadi di lokasi tersebut. Iwan mengatakan beberapa ojol lain juga pernah mengalami hal serupa.

“Akibat aksi pengeroyokan tersebut, rekan kami mengalami luka di bagian wajah serta mengalami patah tulang di bagian hidung, lantaran hal tersebut kami beramai-ramai datang ke Mapolresta Pekanbaru ini mengawal rekan kami membuat laporan Polisi,” kata Iwan.

Iwan berharap kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak, agar kejadian serupa tak terulang lagi.

“Kita sama-sama membutuhkan, masyarakat yang membutuhkan jasa dan kami yang menyediakan jasa. Sebaiknya bila ada apapun dapat dikomunikasikan agar tak terjadi hal seperti ini,” katanya.

Usai kejadian tak mengenakan tersebut, para Ojol segera mendatangi Mapolresta Pekanbaru untuk membuat laporan. Kini pihak Kepolisian sedang mengusut kasus ini.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer