Selasa, Maret 10, 2026
BerandaIndeksHukrimPolisi Pastikan Mayat Yang Ditemukan Warga di Pangkalan Kerinci Merupakan Korban Pembunuhan

Polisi Pastikan Mayat Yang Ditemukan Warga di Pangkalan Kerinci Merupakan Korban Pembunuhan

Pekanbaru (Nadariau.com) – Kepala Pelayanan Medis Bidang Kedokteran dan Kesehatan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, Kompol Supriyanto, menyatakan mayat tanpa identitas yang ditemukan di rawa-rawa di Jalan Pemda, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan merupakan korban tindak pidana atau pembunuhan.

Kompol Supriyanto memastikan bahwa korban meninggal dunia dalam kondisi yang tidak wajar atau merupakan korban pembunuhan.

“Korban tindak pidana atau pembunuhan lantaran kematiannya yang tidak wajar,” kata Kompol Supriyanto saat dihubungi wartawan, Selasa (08/11/2022).

Supriyanto menjelaskan, saat ditemukan kaki dan tangan korban terikat serta tubuhnya yang telah membusuk terbungkus kain yang diperkirakan merupakan gorden.

“Kain yang membungkus korban diperkirakan gorden, tapi belum dapat kami pastikan,” lanjutnya.

Kompol Supriyanto menambahkan, berdasarkan hasil auotopsi bahwa korban telah meninggal dunia sejak 3 hingga 7 hari sebelum ditemukan.

“Korban tewas sekitar 3 sampai 7 hari sebelum ditemukan, sudah membusuk. Umurnya diperkirakan 12-17 tahun,” katanya.

Selain itu, di tiap jari dari tangan kiri korban bertuliskan huruf yang dirangkai menjadi sebuah nama Indra.

Berita sebelumnya, Warga Jalan Pemda, Gang Wajib Senyum, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat yang belum diketahui identitasnya di sebuah rawa-rawa, pada Sabtu (05/11/2022) kemaren.

Kasi Humas Polres Pelalawan, Iptu Edy Haryanto saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, penemuan mayat tersebut bermula saat seorang saksi bernama Junaidi mendapat informasi dari warga lainnya telah melihat adanya bungkusan plastik yang mencurigakan mengapung di rawa-rawa.

“Selanjutnya saksi menuju lokasi tersebut dan mencium adanya bau busuk serta melihat adanya bungkusan karung yang mengapung di rawa-rawa tersebut dan langsung melaporkan penemuan bungkusan mencurigakan tersebut kepada pihak kepolisian,” kata Edy, saat dikonfirmasi wartawan Minggu (06/11/2022).

Pada saat dilakukan pengecekan di TKP diketahui bahwa benar di dalam bungkusan tersebut merupakan mayat dan berdasarkan analisa visual, bahwa kondisi mayat ditemukan dalam kondisi mengapung dengan terikat tali serta terbungkus oleh karung dan beberapa lapisan plastik.

“Selanjutnya mayat langsung dibawa menuju RS Bhayangkara Pekanbaru untuk dilakukan autopsi dengan menggunakan mobil ambulance Puskesmas Kerinci,” katanya.

Edy menjelaskan adapun ciri-ciri mayat yang belum diketahui identitasnya tersebut yaitu berjenis kelamin laki-laki, tinggi badan sekitar 156 cm, usia 15 hingga 25 tahun, memiliki tato pada bagian jari tangan kiri bertulisan Indra.

Serta memakai baju kaos warna hitam lengan pendek memiliki gambar one piece (tengkorak kuning) dan memakai celana pendek warna hitam les biru dengan logo nike.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer