Pekanbaru (Nadariau.com) – Riana Sianturi (53) seorang ibu rumah tangga yang mengalami kelumpuhan sejak 5 bulan terakhir akibat penyakit Tuberkolosis (TB) Tulang, akhirnya berhasil menjalani operasi dengan lancar di RSUD Arifin Ahmad, pada Kamis (03/11/2022) kemaren, berkat bantuan dari Kapolda Riau, Irjen Pol Muhammad Iqbal.

Riana yang menderita sakit tulang hingga lumpuh sejak 5 bulan lalu kini sudah mulai membaik setelah mendapat pertolongan medis dari jajaran Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bid Dokkes) Polda Riau, sejak Senin (24/10/2022) lalu.
“Saya sudah lega hari ini. Istri saya sudah selesai operasi dengan lancar siang tadi,” kata Williancen Sihotang suami dari Riana Sianturi.
Williancen menceritakan, bahwa istrinya Riana pada bulan Mei 2022 lalu sempat terjatuh. Sejak saat itulah kelumpuhan itu terjadi.
“Lima bulan lalu istri saya jatuh terduduk dan mengalami sakit di daerah pinggang. Makin lama makin sakit sampai akhirnya tidak bisa beraktifitas,” katanya.
Memang sejak Riana menderita sakit, aktifitas keluarga mengalami kendala. Bahkan untuk biaya perobatan Riana berangkat ke RSUD, Wiliance sangat sulit.
“Saya ini pekerja serabutan. Kadang saya kerja panen sawit di kebun orang gaji tidak bisa dipastikan. Memang istri saya ini berobat pakai BPJS, tapi itulah ongkosnya saya tidak punya bolak balik ke Pekanbaru,” katanya.
Ditambah proses perobatan di RSUD yang cukup rumit, dan Riana sudah beberapa kali mengalami penundaan perobatan di RSUD tersebut.
“Itulah saya sempat putus asa. Tapi itulah, pertolongan Tuhan itu nyata. Minggu lalu datang polisi ke rumah utusan Bapak Iqbal,” katanya.
Pada saat itu Kapolres Siak, AKBP Ronald Sumaja bersama Tim Bid Dokkes Polda Riau datang ke rumahnya yang berada di Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, menawarkan membantu istrinya berobat.
Sepengetahuan Williance para polisi tersebut diperintahkan Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal untuk membantu perobatan Riana.
“Katanya Pak Iqbal itu ada yang ngasih tau kalau istri saya sakit. Bapak-bapak itu datang ke rumah langsung istri saya dibawa berobat ke Pekanbaru,” tuturnya.
Tidak hanya perobatan, para polisi juga memberikan bantuan sembako dan biaya kepada Williance.
“Seminggu di rumah sakit saya pakai duit yang dikasih pak polisi itu. Karena memang ga ada duit lagi saya bekerja saja tidak. Anak saya di rumah juga tidak ikut ke Pekanbaru karena dia sekolah,” jelasnya.
Selama kurang lebih seminggu di RSUD Arifin Ahcmad Williance mengaku selalu diurus dengan baik oleh personel Bid Dokkes Polda Riau.
“Saya selalu diperhatikan disini. Kalau ada kendala langsung bantuan sama polisi itu,” bebernya.
Setelah operasi Riana berjalan lancar, Williance mengaku lega dan sangat bersyukur.
“Saya bersyukur sama Tuhan, mungkin ini dikirim Tuhan untuk membantu saya. Mereka juga melakukan saya dengan baik. Terima kasih Pak Kapolda, dan semoga bertemu dengan pemandangan Tuhan selalu,” kata Williance dengan mata yang berkaca kaca.
Kabid Dokkes Polda Riau, Kombes Pol Aris Budianto mengatakan, tindakan itu semata-mata untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan.
“Sebagai Polisi, kami tidak bisa tinggal diam apabila mendapat informasi masyarakat yang mengalami kesulitan. Itulah yang ditekankan Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal bahwa Polri harus peka, dan membuat masyarkat merasakan keberadaan kami,” kata Kombes Pol Aris.
Dokter Polisi dengan melati tiga dipundaknya itu berharap agar Riana segera pulih dari sakitnya setelah menjalani operasi di RSUD Arifin Ahcmad Pekanbaru.
“Mari sama-sama kita doakan Ibu Riana agar segera membaik kesehatannya,” katanya.(rls/sony)


