Selasa, Maret 10, 2026
BerandaIndeksHukrimOknum Pegawai UPT PPPA Riau Cakar Wartawan saat Liput Kasus dugaan Penyekapan...

Oknum Pegawai UPT PPPA Riau Cakar Wartawan saat Liput Kasus dugaan Penyekapan Anak

Pekanbaru (Nadariau.com) – Seorang wartawan media online diduga mengalami tindak kekerasan dan penghalangan tugas jurnalistik oleh oknum Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Riau dalam melaksanakan tugas peliputan, Rabu (02/11/2022) sore sekitar pukul 16.30 Wib.

Atas aksi kekerasan tersebut, sang wartawan yang menjadi korban inisial S mengalami luka lecet di pelipis mata. Usai kejadian tersebut, S melakukan visum di RS Bhayangkara Polda Riau dan membuat laporan resmi ke Polresta Pekanbaru.

“Saya melapor ke Satreskrim Polresta Pekanbaru, lantaran saya saat melakukan peliputan kasus dugaan penyekapan anak, HP saya dirampas oleh seorang pengawai di kantor tersebut. Bukan itu saja, wajah saya juga dicakar oleh pelaku sampai kaca mata saya di rampas oleh pelaku, akibatnya wajah saya mengalami luka,” kata S, Rabu (02/11/2022) malam.

Aksi penyerangan tersebut sempat terekam oleh kamera sejumlah awak media. Dalam rekaman terlihat seorang oknum pegawai wanita di Dinas PPPA Riau secara tiba-tiba menyerang kearah wartawan yang sedang meliput.

Entah apa motif dan maksudnya melakukan hal tersebut. Namun, peristiwa tersebut dinilai sudah melanggar hak-hak wartawan dalam melakukan peliputan yang dilindungi oleh undang-undang.

Untuk diketahui, peristiwa ini berawal dari adanya laporan dari orangtua kandung dua anak perempuan yang salah satunya masih dibawah umur itu ke Dinas PPPA. Kedua anak perempuan tersebut tidak mau pulang ke rumah dan lebih memilih tinggal di rumah Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (K-SPSI) Riau, Nursal Tanjung.

Mediasi antara pihak keluarga, Dinas PPPA Riau dan Nursal Tanjung berjalan tertutup. Usai mediasi, terjadi kericuhan antara kedua orang tua dengan pihak Dinas PPPA.

Diduga oknum di Dinas PPPA menghalang-halangi wartawan mengambil gambar, bahkan sempat merampas kamera dan melukai pelipis mata salah satu wartawan yang meliput.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer