Pelalawan (Nadariau.com) – Seorang karyawan kontraktor PT RPM bernama Nihar (41) diserang harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) saat buang air kecil di belakang barak yang berada di dalam kawasan hutan produksi, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelelawan, Sabtu (03/09/2022) malam lalu, sekitar pukul 22.00 WIB.
Kejadian tersebut bermula saat korban keluar dari kamar mandi, melihat seekor harimau sumatera berada di depannya dan langsung mencakar korban di beberapa bagian tubuhnya.
Korban pun langsung berteriak minta tolong dan beberapa orang rekannya datang memberi pertolongan hingga akhirnya harimau tersebut pergi menjauh.
Terkait konflik harimau Sumatera dengan manusia yang beberapa kali telah terjadi di lokasi yang sama Kepala BBKSDA Riau, Genman S Hasibuan, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (06/09/2022) mengatakan pihaknya telah mengambil tindakan.
“Kami telah memasang kamera jebak sebanyak 10 unit untuk memantau pergerakan dan keberadaan harimau sumatera yang menyerang manusia tersebut,” katanya.
Genman menduga harimau yang menyerang Nihar masih individu yang sama dengan harimau yang menyerang pekerja wanita bernama Seha Sofiana, Jumat (19/08/2022) lalu. Sebab lokasi kejadian kali ini hanya berjarak sekitar 2,5 kilometer dari kejadian sebelumnya.
“Kami menduga ini harimau yang sama. Berdasarkan rekaman kamera jebak, tampak hanya satu ekor harimau betina dewasa,” kata Genman.
Selain itu, pihaknya juga telah mengingatkan karyawan untuk berhati-hati beraktivitas di luar barak, serta memasang terpal hitam di sekeliling barak untuk menghalangi jarak pandang harimau.
“Diharapkan karyawan juga tak keluar sendiri ketika malam hari agar tidak mengundang harimau mendekati barak,” lanjutnya.
Genman menegaskan BBKSDA Riau akan segera berkoordinasi dengan manajemen perusahaan untuk upaya komprehensif konservasi harimau di area konsesinya.(sony)


